kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Bank BSN Gandeng Kampus UINSU Perkuat SDM Syariah


Rabu, 21 Oktober 2026 / 22:30 WIB
Bank BSN Gandeng Kampus UINSU Perkuat SDM Syariah
ILUSTRASI. Peluncuran Logo Bank Syariah Nasional (BSN) (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Nasional (BSN) menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan dan daya saing perbankan syariah nasional. Untuk memaksimalkan potensi industri, diperlukan penguatan literasi keuangan, inovasi digital, konsolidasi bisnis, serta sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas. 

Olah karena itu, BSN memperluas kolaborasi dengan dengan perguruan tinggi untuk menyiapkan generasi muda agar mampu menjadi inovator sekaligus penggerak ekonomi syariah menuju Indonesia Emas 2045.

Terbaru, BSNI bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan.  Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor kuliah umum bertajuk "Transformasi Perbankan Syariah Nasional: Inovasi, Daya Saing, dan Peran Strategis Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045"  di kampus tersebut pada  Rabu (21/10/2026).

Alex menyebut pangsa pasar perbankan syariah Indonesia baru mencapai 7,36% per Juni 2026, jauh di bawah Malaysia yang sebesar 43%. “Perbedaan ini tak lepas dari pendekatan pengembangan industri,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).

Baca Juga: Bidik Pekerja Muda, Bank BSN Tawarkan KPR Tenor 40 Tahun dengan DP 1%

Ia bilang, Malaysia membangun kebijakan dan ekosistem perbankan syariah secara terkoordinasi sejak 1983, sedangkan Indonesia berkembang dari inisiatif masyarakat sebelum mendapat dukungan kebijakan yang lebih kuat.

Selain itu, industri perbankan syariah nasional masih didominasi sejumlah pemain besar dengan kesenjangan aset yang signifikan. Kondisi ini membuka ruang konsolidasi untuk meningkatkan skala bisnis, efisiensi, dan daya saing.

Untuk memperkuat industri, BSN mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, terutama di kalangan generasi muda. Alex menekankan pentingnya membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak di bangku kuliah, mulai dari mencatat pemasukan dan pengeluaran hingga menyusun anggaran dan menyiapkan dana darurat.

Ia juga mendorong mahasiswa agar menjadi inovator yang memadukan kompetensi akademik, integritas, dan kemampuan praktis. Untuk itu, BSN menyiapkan program magang umum, MAGENTA, dan Youth Islamic Bankers Academy guna menjembatani mahasiswa dengan industri perbankan.

Baca Juga: Bank BSN Dorong Integrasi Keuangan Syariah Asean

Rektor UINSU, Nurhayati, mengapresiasi kuliah umum yang disampaikan Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor karena memberikan wawasan industri perbankan secara langsung kepada mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah.

Nurhayati mengatakan, transformasi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi perbankan syariah. Karena itu, pelaku industri perlu mengimbangi inovasi dan pertumbuhan bisnis dengan nilai kejujuran, amanah, keadilan, dan kemaslahatan.

Ia juga mendorong mahasiswa UINSU memanfaatkan peluang karier di Bank BSN. Menurutnya, perguruan tinggi siap mencetak lulusan yang kompeten, kreatif, inovatif, dan berintegritas untuk mendukung pengembangan industri keuangan syariah serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×