kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bank BUMN sibuk akuisisi, bagaimana dengan BNI?


Selasa, 29 April 2014 / 12:03 WIB
ILUSTRASI. Inilah 3 Cara Mengganti Nama Facebook via Aplikasi dan Browser. REUTERS/Toby Melville


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bank Negara Indonesia (BNI) masih gamang dalam memutuskan sikap terkait pertumbuhan anorganik tahun ini. Hingga kini, perusahaan belum memiliki target untuk mengakuisisi perusahaan lain.

Gatot Murdiantoro Suwondo, Direktur Utama BNI bilang, sampai saat ini BNI masih menimbang-nimbang perusahaan yang akan diakuisisi. Dari nama-nama perusahaan yang beredar di publik, masing-masing mengandung kerumitan tersendiri untuk diakuisisi.

"Bank Tabungan Negara (BTN) saja belum apa-apa sudah ribut," kata Gatot dalam paparan kinerja keuangan BNI Kuartal I 2014 di Jakarta, Selasa, (29/4).

BNI juga enggan ikut serta dalam proses pendaftaran investor yang berminat mengakuisisi Bank Mutiara. Masalah politis yang sangat besar dalam kasus Bank Century, sebelum bernama Mutiara membuat BNI ragu-ragu membeli Bank Mutiara.

Gatot menegaskan kalaupun ada bank yang akan dibeli oleh BNI, kriterianya kemungkinan adalah bank berskala kecil yang fokus di penyaluran kredit mikro. "Jadi sementara ini kami memperkuat dulu anak usaha yang sudah ada," pungkas Gatot.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×