kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bank cilik berjibaku memenuhi aturan modal baru


Rabu, 22 Januari 2020 / 20:58 WIB
Bank cilik berjibaku memenuhi aturan modal baru
ILUSTRASI. Suasana pelayanan nasabah di Kantor Pusat Bank Banten, Jakarta (31/5). Bank cilik berjibaku penuhi aturan modal baru. KONTAN/Muradi/2017/05/31


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

BUKU 1 lainnya yaitu PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) juga bakal kembali menerima tambahan modal dari Jerry Ng melalui PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia dan Patrick Waluyo via Wealth Track Technology limited.

Keduanya telah merampungkan pembelian saham Bank Artos pada akhir Desember lalu. Metamorfosis melakukan transaksi 454,15 juta saham atau setara 37,65% saham Bank Artos seharga Rp 179,39 miliar. Sementara Wealth Track ambil 161,03 uta saham atau setara 13,35% senilai Rp 63,61 miliar.

Adapun aksi teranyar bakal dilakukan dengan menerbitkan 15 miliar saham baru dengan nominal Rp 100 per lembarnya. Dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue) Metamorfosis dan Wealth Track telah menyatakan komitmennya untuk mengeksekusi haknya.

Baca Juga: Bisnis internasional BNI sumbang Rp 1,1 triliun dari total laba tahun lalu

Setelah aksi rampung, perseroan juga bakal naik ke BUKU 2 dengan modal inti Rp 1,62 triliun. Sementara per September 2019 lalu, modal inti perseroan tercatat sangat mini, cuma Rp 85 miliar.

PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) yang per September 2019 lalu modal intinya cuma Rp 190 miliar berencana gelar aksi serupa. Perseroan bakal gelar rights issue dengan menerbitkan 400 miliar saham baru bernominal Rp 3 per lembar. Pascaaksi, perseroan bakal dapat tambahan modal Rp 1,2 triliun.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×