kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Bank Jatim Catat Laba Bersih Konsolidasi Rp 1,6 Triliun pada 2025


Selasa, 31 Maret 2026 / 05:15 WIB
Bank Jatim Catat Laba Bersih Konsolidasi Rp 1,6 Triliun pada 2025
ILUSTRASI. Laba bersih Bank Jatim 2025 tercatat sebesar Rp 1,617 triliun, naik 24,80%. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025, di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menyampaikan laba bersih Bank Jatim secara konsolidasi untuk tahun 2025 tercatat sebesar Rp 1,617 triliun, tumbuh 24,80% secara tahunan (yoy). Perolehan laba ini ditopang oleh struktur pendanaan kuat, serta kualitas aset yang membaik.

Adapun total aset Bank Jatim konsolidasi tercatat sebesar Rp 168,855 triliun, naik 42,93% (yoy). Penyaluran pinjaman secara konsolidasi juga naik 46,65% dari Rp 75,35 triliun menjadi Rp 110,503 triliun.

Baca Juga: Selama Ramadan-Lebaran, Transaksi Gadai di ValueMax Naik Tajam

Di samping itu, penyaluran kredit Bank Jatim secara bank only di sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp 67,2 triliun, tumbuh 4,98% (yoy). Komposisinya terdiri dari kredit konsumer Rp 36,54 triliun yang meningkat 6,20% (yoy) dan kredit produktif sebesar Rp 30,7 triliun atau meningkat 3,55% (yoy).

"Di tahun 2025, fokus manajemen menitikberatkan pada penetrasi dana murah dengan menggunakan pola pendekatan transaction banking dan juga berbasis pada bisnis ekosistem," kata Winardi dalam acara pemaparan publik kinerja keuangan Bank Jatim tahun 2025, di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Pada tahun 2025, Bank Jatim telah memfinalisasi seluruh tahapan terkait rencana Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan beberapa Bank Pembangunan Daerah (BPD) lainnya. Dengan begitu, Bank Jatim secara resmi telah menjadi induk atas Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank NTT.

Winardi memastikan sinergi antara bank-bank tersebut bisa membantu aspek permodalan satu sama lain di tahun 2026. "Kami akan memaksimalkan sinergi di bidang bisnis dan keuangan serta aspek support lainnya sebagai enabler,"  kata Winardi.

Baca Juga: Tanda Daya Beli Anjlok Makin Kuat, Kredit Konsumsi di Ramadan Melambat

Winardi juga menyebut Bank Jatim secara aktif melakukan perbaikan kualitas aset, salah satunya adalah dengan mekanisme hapus buku sebesar Rp 1,03 triliun dengan persentase recovery rate sebesar 18,6% atau setara Rp 192 miliar. Bank Jatim juga melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp 4,17 triliun.

Di sisi digital, pengguna aplikasi JConnect Mobile di tahun 2025 mencapai 993.972 pengguna atau tumbuh 22,40% (yoy). Sementara itu total transaksinya mencapai Rp 65,77 triliun, naik 29,55% (yoy).

Kemudian, nilai transaksi dari QRIS Bank Jatim di tahun 2025 mencapai Rp 3,94 triliun atau tumbuh 47,25% (yoy). Bank Jatim juga memastikan kelancaran layanan di berbagai daerah melalui Agen Jatim yang sampai pada akhir 2025 berjumlah 14.842 agen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×