kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bank Mandiri targetkan penggunaan e-money naik 50%


Kamis, 13 Agustus 2015 / 19:20 WIB


Reporter: Lidya Panjaitan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Transaksi menggunakan kartu atau e-money terus meningkat. Seperti yang terjadi di Bank Mandiri. Produk kartu prabayar e-money Bank Mandiri meningkat 53,9% menjadi Rp 1,15 triliun hingga Juni 2015.

Peningkatan volume transaksi tersebut juga didukung oleh bertambahnya pengguna kartu e-money Bank Mandiri yang meningkat menjadi 5,77 juta per Juni 2015 dari sebelumnya sekitar 4 juta kartu di Juni tahun lalu.

Rahmat Broto Triaji, SVP Transaction Banking Retail Bank Mandiri menuturkan, untuk terus meningkatkan penggunaan e-money, di Oktober nanti, Bank Mandiri akan menggandeng beberapa pihak lain. Termasuk juga dengan kalangan perbankan.

Sayangnya, Rahmat belum mau membocorkan nama-nama pihak yang akan digandeng itu.
Yang jelas, kata dia, saat ini Bank Mandiri telah menggandeng Indomaret, BPD Jateng, dan BPD Bali untuk melakukan co-branding. Bank Mandiri juga telah bersinergi dengan bank-bank BUMN lainnya untuk penggunaan e-toll.

Dengan menggandeng pihak lain, Bank Mandiri berharap volume transaksi e-money bisa meningkat pesat. "Hingga akhir tahun ini kami menargetkan pertumbuhan e-money meningkat sampai 50%," kata Rahmat, Kamis (13/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×