kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Mandiri targetkan penggunaan e-money naik 50%


Kamis, 13 Agustus 2015 / 19:20 WIB


Reporter: Lidya Panjaitan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Transaksi menggunakan kartu atau e-money terus meningkat. Seperti yang terjadi di Bank Mandiri. Produk kartu prabayar e-money Bank Mandiri meningkat 53,9% menjadi Rp 1,15 triliun hingga Juni 2015.

Peningkatan volume transaksi tersebut juga didukung oleh bertambahnya pengguna kartu e-money Bank Mandiri yang meningkat menjadi 5,77 juta per Juni 2015 dari sebelumnya sekitar 4 juta kartu di Juni tahun lalu.

Rahmat Broto Triaji, SVP Transaction Banking Retail Bank Mandiri menuturkan, untuk terus meningkatkan penggunaan e-money, di Oktober nanti, Bank Mandiri akan menggandeng beberapa pihak lain. Termasuk juga dengan kalangan perbankan.

Sayangnya, Rahmat belum mau membocorkan nama-nama pihak yang akan digandeng itu.
Yang jelas, kata dia, saat ini Bank Mandiri telah menggandeng Indomaret, BPD Jateng, dan BPD Bali untuk melakukan co-branding. Bank Mandiri juga telah bersinergi dengan bank-bank BUMN lainnya untuk penggunaan e-toll.

Dengan menggandeng pihak lain, Bank Mandiri berharap volume transaksi e-money bisa meningkat pesat. "Hingga akhir tahun ini kami menargetkan pertumbuhan e-money meningkat sampai 50%," kata Rahmat, Kamis (13/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×