kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.989   76,00   0,42%
  • IDX 5.641   -2,52   -0,04%
  • KOMPAS100 728   0,23   0,03%
  • LQ45 554   1,16   0,21%
  • ISSI 196   -0,79   -0,40%
  • IDX30 314   0,16   0,05%
  • IDXHIDIV20 388   -0,94   -0,24%
  • IDX80 83   -0,02   -0,03%
  • IDXV30 106   -0,82   -0,77%
  • IDXQ30 102   -0,04   -0,04%

Bank Mandiri targetkan penggunaan e-money naik 50%


Kamis, 13 Agustus 2015 / 19:20 WIB


Reporter: Lidya Panjaitan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Transaksi menggunakan kartu atau e-money terus meningkat. Seperti yang terjadi di Bank Mandiri. Produk kartu prabayar e-money Bank Mandiri meningkat 53,9% menjadi Rp 1,15 triliun hingga Juni 2015.

Peningkatan volume transaksi tersebut juga didukung oleh bertambahnya pengguna kartu e-money Bank Mandiri yang meningkat menjadi 5,77 juta per Juni 2015 dari sebelumnya sekitar 4 juta kartu di Juni tahun lalu.

Rahmat Broto Triaji, SVP Transaction Banking Retail Bank Mandiri menuturkan, untuk terus meningkatkan penggunaan e-money, di Oktober nanti, Bank Mandiri akan menggandeng beberapa pihak lain. Termasuk juga dengan kalangan perbankan.

Sayangnya, Rahmat belum mau membocorkan nama-nama pihak yang akan digandeng itu.
Yang jelas, kata dia, saat ini Bank Mandiri telah menggandeng Indomaret, BPD Jateng, dan BPD Bali untuk melakukan co-branding. Bank Mandiri juga telah bersinergi dengan bank-bank BUMN lainnya untuk penggunaan e-toll.

Dengan menggandeng pihak lain, Bank Mandiri berharap volume transaksi e-money bisa meningkat pesat. "Hingga akhir tahun ini kami menargetkan pertumbuhan e-money meningkat sampai 50%," kata Rahmat, Kamis (13/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×