kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.999   1,00   0,01%
  • IDX 6.122   -25,80   -0,42%
  • KOMPAS100 794   -4,25   -0,53%
  • LQ45 609   -2,86   -0,47%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 338   -1,67   -0,49%
  • IDXHIDIV20 427   -0,01   0,00%
  • IDX80 91   -0,50   -0,55%
  • IDXV30 116   0,02   0,01%
  • IDXQ30 110   -0,03   -0,02%

Bank Permata bidik fee based income 30% di 2015


Kamis, 13 November 2014 / 15:13 WIB
ILUSTRASI. One Piece


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) akan menggenjot pendapatan non bunga untuk menopang pendapatan laba.

Roy A. Arfandy, Plt. Direktur Utama Bank Permata mengatakan, pihaknya akan memperbesar pertumbuhan pendapatan berbasis biaya atau fee based income, karena memperoleh pendapatan bunga sangat sulit di tengah pengetatan likuiditas. 

“Kami memproyeksikan pertumbuhan fee based income sebesar 28% - 30% di tahun depan,” kata Roy, semalam.

Pada kuartal III/2014, bank berkode saham BNLI ini membukukan pertumbuhan fee income sebesar 28% menjadi Rp 1,2 triliun, dibandingkan posisi kuartal III/2013 sebesar Rp 864 miliar.

Roy menambahkan, pihaknya akan mendongkrak pertumbuhan fee based income dari transaksi bancassurance, trade finance, TRX banking, dan cash management yang memberikan kontribusi besar pada fee income.

“Kami akan mengembangkan fee income dari sisi retail banking yang akan meng-generate banyak fee based,” tambahnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×