kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bank Syariah Bidik Pertumbuhan DPK dari Nasabah Tabungan Haji di Tahun Ini


Selasa, 27 Juni 2023 / 05:55 WIB
Bank Syariah Bidik Pertumbuhan DPK dari Nasabah Tabungan Haji di Tahun Ini


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) menyampaikan setidaknya 13 juta penduduk muslim Indonesia masih belum terdaftar menjadi calon haji. Jumlah ini menjadi potensi bagi bank-bank syariah untuk menambah nasabah baru sebagai sumber dana pihak ketiga (DPK) dari produk tabungan haji.

Salah satu bank yang melihat peluang ini adalah Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk yakni CIMB Niaga Syariah yang menargetkan pertumbuhan kelolaan dana pihak ketiga (DPK) dari produk tabungan hajinya mencapai 25% secara tahunan dengan target nasabah sebanyak 22.000-23.000 pendaftar baru di tahun 2023. 

CIMB Niaga Syariah mencatat dana kelolaan tabungan haji iB Pahala hingga kuartal I-2023 sebesar Rp 5,3 triliun, atau 12% dari total DPK di CIMB Niaga Syariah. 
Sementara itu sejak tahun 2014 hingga saat ini, jumlah pendaftar Haji melaui CIMB Niaga telah mencapai 192.000 orang, dan di antaranya sudah 600 orang yang sudah melakukan pelunasan. 

Baca Juga: Musim Haji, UUS Bank Sinarmas Berangkatkan Lebih dari 80 Nasabah ke Tanah Suci

"Kita menyasar 13 juta orang seluruh Indonesia yang belum bisa mendaftar haji sebenarnya, semoga dengan diberikan kemudahan seperti ini akan banyak lagi yang daftar haji," kata Bung Aldilla, Head of Sharia Consumer CIMB Niaga kepada Kontan.co.id saat ditemui di Jakarta, Senin (26/6).

Melihat potensi tersebut, CIMB Niaga Syariah telah melakukan berbagai strategi salah satunya dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses pendaftaran haji melalui online dengan internet banking OCTO Clicks. 

Melalui internet banking OCTO Clicks CIMB Niaga Syariah yang langsung terhubung dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dan didukung layanan aplikasi Haji Pintar dari Kementerian Agama.

"Kita juga adakan teman haji sebanyak 150-300 orang untuk membantu nasabah-nasabah mendaftar haji. Kita memberikan literasi haji melalui offline dan online. Yang disasar adalah anak-anak muda dan juga calon calon nasabah yang dipelosok yang jauh dari cabang bank bank syariah," kata Bung Aldilla.

Untuk mendukung kelancaran transaksi finansial bagi calon jemaah Haji, CIMB Niaga Syariah melalui produk Tabungan dan Kartu Debit iB Pahala juga memberikan banyak keuntungan yang dapat digunakan di ATM Bank A-Rajhi saat berada di Arab Saudi. 

Senada, PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI juga menargetkan pertumbuhan tabungan haji sebesar Rp1,4 triliun di tahun 2023, atau tumbuh 14% secara year on year dengan penambahan jamaah baru sekitar 450.000 orang.

"Angka ini terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan dibukanya kuota jamaah dari Pemerintah Arab Saudi, aktivitas masyarakat yang sudah kembali normal dan minat masyarakat terhadap ibadah haji dari tahun ke tahun," kata Anton Sukarna, Direktur Penjualan & Distribusi BSI kepada Konta, Senin (26/6).

BSI juga mencatat per Mei 2023, jumlah nasabah Tabungan Haji Indonesia (THI) mencapai 4,74 juta nasabah dengan dana kelolaan mencapai R10,35 Triliun atau tumbuh 5,43% secara year on year. 
"Sebagai gambaran, jumlah calon jamaah haji juga didominasi oleh nasabah BSI yang mencapai 81% dari total jamaah haji Indonesia," kata Anton.

Untuk mempermudah layanannya, nasabah dapat membuka tabungan haji hingga melakukan pendaftaran haji melalui BSI Mobile, yang dapat diakses dengan mudah. 

"BSI Mobile hadir sebagai one stop solution bagi penggunanya. Selain proses pembukaan rekening dan pendaftaran setoran awal (porsi/ONH), nasabah dapat melakukan proses pelunasan haji pada periode waktu  yang telah ditentukan," kata Anton.

Baca Juga: Bank Muamalat Sediakan Living Cost Jemaah Haji

Sementara itu PT Bank BCA Syariah atau BCA Syariah mencatat sampai dengan Mei 2023, terdapat 9000-an rekening Tahapan Mabrur iB. Jumlah ini meningkat 20% secara year to year.  

Dengan 3000-an nasabah sudah memanfaatkan Layanan Penerimaan Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (LPS BPIH) yang ada di BCA Syariah dan LSBU BCA.

"Produk tabungan Tahapan Mabrur iB yang dapat digunakan oleh nasabah untuk mempersiapkan biaya ibadah termasuk ibadah Haji.  Setoran awal yang ringan serta bebas biaya admin bulanan juga menjadi kemudahan untuk para penabung dibandingkan tahun sebelumnya," kata Pranata, Direktur BCA Syariah.

Pranata juga menyampaikan keunggulan Tahapan Mabrur iB dapat dibuka untuk semua usia, anak-anak hingga dewasa, sehingga nasabah bisa mempersiapkan biaya Haji lebih dini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×