kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.920   50,00   0,28%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Bankir berharap interkoneksi switching ATM bisa cepat terwujud


Jumat, 28 September 2018 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Gerbang Pembayaran Nasional


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bankir berharap interkoneksi switching ATM bisa cepat terwujud. Saat ini switching ATM belum bisa optimal karena ada satu lembaga switching yaitu Jalin Pembayaran Nusantara (JPN) yang belum terinterkoneksi switching ATM-nya.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional BNI Dadang Setiabudi mengatakan dalam proses interkoneksi channel ATM selain bank ada pihak lain yang terlibat.

“Antara lain lembaga switching yang saat ini terdiri dari empat badan hukum,” kata Dadang kepada kontan.co.id, Jumat (28/9). 
Antar lembaga switching juga perlu terhubung secara interkoneksi.

Dadang bilang, antar perusahaan switching memang saat ini sedang dilakukan interkoneksi dan diharapkan implementasinya bisa dilakukan tahun ini.

Direktur Bank Central Asia (BCA) Santoso Liem bilang, saat ini sebenarnya interkoneksi sudah terjadi antar switching. “Namun memang belum semua switching belum secara optimal terhubung,” kata Santoso kepada kontan.co.id, Jumat (28/9).

Secara umum menurut Santoso, interkoneksi sudah terjadi di ATM, namun memang masih ada isu soal kelengkapan feature-nya. Untuk menyelesaikan hal ini masih banyak hal yang dibicarakan.

Salah satunya adalah penyeragaman biaya ATM. Untuk standarisasi biaya ini sebenarnya sudah didiskusikan oleh industri dan diketahui juga oleh BI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×