kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BCA Finance Targetkan Penyaluran Kredit Kendaraan Bermotor Capai Rp 43 Triliun


Kamis, 29 Februari 2024 / 18:03 WIB
BCA Finance Targetkan Penyaluran Kredit Kendaraan Bermotor Capai Rp 43 Triliun
ILUSTRASI. Penjualan mobil melalui pembiayaan multifinance di showroom Tangerang Selatan, Selasa (31/1/2023). PT BCA Finance, menetapkan target penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar Rp 43 triliun pada tahun 2024.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak perusahaan PT Bank Central Asia Tbk (BCA), yaitu PT BCA Finance, menetapkan target penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar Rp 43 triliun pada tahun 2024.

Target ini menunjukkan peningkatan sebesar 7,5% dari pencapaian tahun sebelumnya pada tahun 2023 yang mencapai Rp 40 triliun.

Direktur BCA Finance, Petrus Karim, optimis bahwa acara BCA Expoversary 2024 yang berlangsung dari tanggal 29 Februari hingga 3 Maret akan menarik minat yang besar dan dapat membantu industri otomotif meningkatkan kinerjanya. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kredit secara keseluruhan sebesar 10%-11%. 

Baca Juga: BCA Genjot Kredit Konsumer Melalui Gelaran BCA Expoversary 2024

Petrus menjelaskan bahwa penyaluran kredit untuk sektor otomotif dalam beberapa tahun terakhir telah mencapai level 1 jutaan. Hal ini menyebabkan istilah "trap 1 juta" yang menggambarkan situasi di mana pelaku industri otomotif terjebak pada angka tersebut. Oleh karena itu, pelaku industri berusaha untuk melewati "trap 1 juta" tersebut.

"Kami optimis bahwa target KKB tahun ini dapat mencapai Rp 43 triliun dengan kontribusi dari BCA Expo yang diharapkan dapat meningkatkan kredit secara keseluruhan hingga 10%-11%," katanya dalam konferensi pers BCA Expoversary 2024 pada Kamis (29/2).

Optimisme tersebut juga sejalan dengan penyelenggaraan BCA Expoversary 2024 secara daring yang akan berlangsung hingga 31 Maret mendatang dan bertepatan dengan momentum Ramadan yang dianggap sebagai pendorong peningkatan kredit.

Baca Juga: Kredit Perbankan Mengalir Semakin Deras ke Ekosistem Kendaraan Listrik

“Kami sengaja menyelenggarakannya sesegera mungkin, khususnya untuk menyambut Ramadan dan Lebaran, yang mana momentum tertingginya biasanya terjadi menjelang Lebaran,” ujar Petrus.

Di sisi lain, ia juga menetapkan target pertumbuhan kredit mobil listrik sebesar 30% pada tahun ini. Target ini meningkat dari pertumbuhan sekitar 5% yang dicapai pada tahun 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×