kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BCA: Insentif buka cabang bikin tambah biaya


Senin, 11 April 2016 / 14:32 WIB
BCA: Insentif buka cabang bikin tambah biaya


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Insentif kemudahan membuka cabang kurang menarik bagi perbankan. Pasalnya, bank membutuhkan biaya besar untuk membuka cabang, sehingga biaya operasional akan naik. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiadmadja mengatakan, buka cabang tergantung dari masing-masing bank karena setiap bank memiliki potensi yang berbeda-beda.

"Buka cabang memerlukan waktu dua tahun untuk memperoleh untung. Dan bank membutuhkan biaya untuk dua tahun pertama," kata Jahja, kepada KONTAN, Senin (11/4).

Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan meluncurkan insentif kemudahan pembukaan cabang kepada bank yang memiliki rasio margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) dan biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO).

Tahun ini, bank yang terafiliasi dengan Grup Djarum ini tak gencar menambah jaringan kantor. Perusahaan hanya akan menambah 20 kantor cabang pada 2016 dari rencana semula pendirian 40 kantor cabang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×