kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BCA: Insentif buka cabang bikin tambah biaya


Senin, 11 April 2016 / 14:32 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Insentif kemudahan membuka cabang kurang menarik bagi perbankan. Pasalnya, bank membutuhkan biaya besar untuk membuka cabang, sehingga biaya operasional akan naik. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiadmadja mengatakan, buka cabang tergantung dari masing-masing bank karena setiap bank memiliki potensi yang berbeda-beda.

"Buka cabang memerlukan waktu dua tahun untuk memperoleh untung. Dan bank membutuhkan biaya untuk dua tahun pertama," kata Jahja, kepada KONTAN, Senin (11/4).

Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan meluncurkan insentif kemudahan pembukaan cabang kepada bank yang memiliki rasio margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) dan biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO).

Tahun ini, bank yang terafiliasi dengan Grup Djarum ini tak gencar menambah jaringan kantor. Perusahaan hanya akan menambah 20 kantor cabang pada 2016 dari rencana semula pendirian 40 kantor cabang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×