kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BCA klaim hanya punya sedikit nasabah tajir


Kamis, 03 Maret 2016 / 20:54 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meyakini tak akan terpengaruh kebijakan batas atas bunga deposito. Pasalnya, BCA klaim tidak memberi bunga deposito yang tinggi.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengaku, BCA hanya memberikan bunga deposito maksimal 5,75% untuk deposan yang memiliki simpanan di bawah Rp 2 miliar ataupun di atas Rp 2 miliar. Soalnya, BCA memiliki sumber dana murah lebih besar di dana pihak ketiga (DPK) sehingga tidak perlu bergantung terhadap deposito.

Jahja berkata, BCA telah kehilangan deposan papan atas karena pemberian bunga simpanan di bawah suku bunga acuan atau BI rate. Sejak Oktober 2015 hingga Februari 2016, BCA kehilangan deposito senilai Rp 3,5 triliun karena bunga simpanan yang mini. "Kami sempat mengalami perlambatan simpanan nasabah kaya," kata Jahja, Kamis (3/3),

Bank yang terafiliasi oleh Grup Djarum mencatat simpanan deposito memiliki porsi 23,9% atau senilai Ro 113,40 triliun terhadap Rp 473,66 triliun total DPK per Desember 2015. Nah, nasabah dengan simpanan di atas Rp 2 miliar posisinya berimbang pada simpanan deposito Rp 113,40 triliun.

"Deposito itu ada yang berasal dari nasabah dengan simpanan di atas Rp 2 miliar, namun ada juga yang di bawah Rp 1 miliar," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×