kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.672   -111,00   -0,62%
  • IDX 6.674   78,03   1,18%
  • KOMPAS100 873   13,74   1,60%
  • LQ45 663   11,19   1,72%
  • ISSI 232   2,19   0,96%
  • IDX30 371   6,06   1,66%
  • IDXHIDIV20 459   8,58   1,90%
  • IDX80 100   1,63   1,66%
  • IDXV30 127   2,83   2,28%
  • IDXQ30 119   2,39   2,05%

BCA Syariah Catat Pembiayaan SME Tumbuh 21,2% Jadi Rp 1,1 Triliun hingga Juli 2026


Kamis, 03 September 2026 / 15:12 WIB
BCA Syariah Catat Pembiayaan SME Tumbuh 21,2% Jadi Rp 1,1 Triliun hingga Juli 2026
ILUSTRASI. Hingga Juli 2026, pembiayaan SME BCA Syariah tumbuh 21,2% secara tahunan menjadi Rp 1,1 triliun. (BCA SYARIAH/KILAS)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank BCA Syariah mencatat pertumbuhan pembiayaan usaha kecil dan menengah (small medium enterprise/SME) yang cukup kuat sepanjang 2026. Hingga Juli 2026, pembiayaan SME BCA Syariah tumbuh 21,2% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 1,1 triliun.

Direktur BCA Syariah Pranata mengatakan, pertumbuhan pembiayaan SME tersebut didorong oleh sejumlah sektor usaha. Salah satunya perdagangan eceran dan besar yang memberikan kontribusi 21,7% terhadap total pembiayaan SME perseroan.

Selain sektor perdagangan, pertumbuhan pembiayaan juga ditopang oleh industri rumah tangga dan industri pengolahan.

Baca Juga: BSI Catat Penyaluran KPR FLPP Capai 70% dari Target 2026

Di tengah ekspansi pembiayaan tersebut, BCA Syariah tetap menjaga kualitas portofolionya. Pranata menyebut rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) berada di level 1,94%.

"BCA Syariah tetap optimistis dapat terus meningkatkan penyaluran pembiayaan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian sehingga pembiayaan tumbuh sesuai dengan yang direncanakan dengan NPF senantiasa dapat terjaga di level yang rendah," ujar Pranata kepada Kontan.co.id.

Untuk mempertahankan pertumbuhan pembiayaan SME, BCA Syariah juga memperkuat strategi customer deepening. Perseroan memperluas jangkauan ke ekosistem rantai pasok maupun mitra UMKM dari nasabah yang telah dimiliki.

Strategi tersebut dilakukan melalui skema distributor financing dan supplier financing. Dengan pendekatan ini, BCA Syariah tidak hanya membiayai nasabah utama, tetapi juga dapat menjangkau pelaku usaha yang berada dalam rantai pasok nasabah.

Baca Juga: Avrist Assurance Punya 1.900 Agen, Kontribusi Bisnis Capai 30%-40%

Dari sisi layanan, BCA Syariah terus memperkuat dan melengkapi fitur layanan keuangan pada aplikasi mobile banking BSya. Pengembangan tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam melakukan berbagai transaksi keuangan.

Dengan penguatan pembiayaan dan ekosistem transaksi tersebut, BCA Syariah optimistis dapat terus memperluas peran sebagai mitra strategis bagi para pelaku usaha SME.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×