kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Begini perkembangan penyaluran dana PEN di kalangan BPD


Selasa, 06 April 2021 / 18:09 WIB
ILUSTRASI. Bank Sulselbar -- Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Sebelumnya, BSB juga telah mengajukan untuk mendapatkan tambahan dana PEN Rp 500 miliar tahun ini. Namun, Antonius bilang, hingga saat ini belum ada kabar kelanjutannya dari pemerintah. 

Adapun Bank Sumut tidak mengajukan tambahan penempatan dana PEN tahun ini. Tahun lalu, perseroan menerima dana PEN Rp 1 triliun dan harus dilipatgandakan ke dalam penyaluran kredit atau sebesar Rp 2 triliun. 

Baca Juga: Menjelang puasa, Pegadaian optimis penjualan emas lebih baik dari tahun lalu

Hingga 4 April 2021, Bank Sumut telah menyalurkan kredit dari dana PEN sebesar Rp 2,7 triliun kepada 20.299 debitur. Syahdan Siregar Sekretaris Perusahaan Bank Sumut mengatakan, sebagian besar disalurkan ke sektor kredit ritel seperti pembiayaan kredit usaha rakyat termasuk juga kredit multi guna.

Syahdan bilang, tantangan dalam penyaluran dana PEN antara lain melakukan pendekatan dan seleksi kepada debitur yg kooperatif. " Ini termasuk memonitoring penggunaan kredit sumber dana PEN kepada sektor produktif." katanya. 

Selanjutnya: Diguyur stimulus, permintaan asuransi properti diproyeksi ikut terkerek

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×