kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Begini Strategi CNAF jaga Rasio NPF pada Tahun Depan


Rabu, 29 November 2023 / 09:40 WIB
Begini Strategi CNAF jaga Rasio NPF pada Tahun Depan
ILUSTRASI. Customer Service melayani nasabah di kantor CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Senin (27/6/2022). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/27/06/2022


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) membukukan rasio kredit macet alias non performing financing (NPF) terus mengalami perbaikan secara konsisten sepanjang tahun 2023.

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan Suherman menyampaikan hingga September 2023 NPF perusahaan berada di level 1,26%, turun 14 basis poin (bps) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 1,40%.

“NPF di CNAF sepanjang tahun 2023 terus mengalami perbaikan secara konsisten, ini merupakan hasil positif dari beberapa inisiatif CNAF dalam menjaga kualitas portofolio pembiayaan,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (27/11).

Ristiawan merinci, di sepanjang tahun 2023 ini NPF CNAF pada kuartal I sebesar 1,62%, kuartal II sebesar 1,47% dan di kuartal III sebesar 1,26%.

Baca Juga: MUF Catat NPF 1,52% pada Oktober 2023, Begini Targetnya hingga Akhir Tahun

“Sampai dengan akhir tahun 2023, CNAF menargetkan atau menjaga rasio kredit macet (NPF) di level 1,09%,” kata Ristiawan.

Ristiawan mengungkapkan, di tahun 2024 CNAF menargetkan untuk terus mempertahankan nilai NPF ini di posisi yang rendah sebesar 1%. Untuk menggapai target tersebut, CNAF juga telah menyiapkan beragam strategi.

Pertama, memutakhirkan sistem scoring dalam menentukan dan memastikan kualitas nasabah yang disetujui adalah yang mempunyai tingkat risiko terkendali. Kedua, aktif mengingatkan debitur terkait pembayaran angsuran lebih awal melalui WhatsApp (WA) dan telepon.

“Saat ini CNAF sedang mengembangkan teknologi telepon menggunakan suara robot serta memperkuat proses KYC nasabah yang dilakukan oleh front-liners atau sales dengan proses baru yaitu video KYC,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×