kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Begini Strategi WOM Finance Menjaga NPF Tetap Terkendali


Kamis, 10 Oktober 2024 / 18:49 WIB
Begini Strategi WOM Finance Menjaga NPF Tetap Terkendali
ILUSTRASI. WOM Finance menyampaikan telah menerapkan sejumlah strategi untuk menekan kredit bermasalah hingga akhir tahun ini.. KONTAN/Baihaki/1/10/2024


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menyampaikan telah menerapkan sejumlah strategi untuk menekan kredit bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) hingga akhir tahun ini.

Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa mengatakan, hingga Agustus 2024, NPF perusahaan berada di posisi 2,13%. Angka NPF ini masih terjaga dalam batas yang ditetapkan atau di bawah rata-rata industri.

Untuk menekan NPF hingga akhir tahun, WOM Finance telah melakukan penguatan proses penilaian kredit dan melakukan peningkatan kualitas portofolio.

Baca Juga: Gelar RUPSLB, WOM Finance Perkuat Susunan Pengurus Perusahaan

"Selain itu, kami juga melakukan penguatan tim penagihan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada konsumen. Perusahaan optimistis dapat menjaga kualitas portofolio yang sehat ke depannya," ujarnya kepada Kontan, Senin (7/10).

Lebih lanjut, Cincin menyebut, penurunan NPF pada Agustus 2024  ini merupakan sinyal positif bagi industri pembiayaan. Menurutnya, penurunan NPF tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal perusahaan maupun faktor eksternal seperti kondisi ekonomi di Indonesia.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NPF Gross perusahaan pembiayaan pada Agustus 2024 sebesar 2,66%. Angka itu membaik, jika dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 2,75%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×