kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Berhasil turunkan NPL, credit cost Bank DKI menjadi 0,5% tahun lalu


Minggu, 11 Februari 2018 / 16:26 WIB
ILUSTRASI. Kartu Jakcard Bank DK


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta atau dikenal Bank DKI mengatakan pihaknya berhasil mencatatkan penurunan biaya kredit alias cost of credit (coc) pada akhir tahun lalu.

Direktur Keuangan Bank DKI Sigit Prastowo bilang penurunan dari sisi biaya kredit ini cukup drastis bila dibandingkan dengan akhir tahun 2016 lalu.

Tercatat di tahun 2017 credit cost bank milik pemerintah provinsi DKI ini berada di level 0,5% turun dari posisi tahun sebelumnya yang menembus 1,8%. "Bank DKI mengalami penurunan CoC dari 1,8% tahun 2016 menjadi di bawah 0,5%," kata Sigit kepada Kontan.co.id, Minggu (11/2).

Menurutnya, penurunan ini ditopang oleh perbaikan kualitas kredit di perseroan. Adapun akhir tahun lalu, non performance loan (NPL) perseroan tercatat berada di posisi 4% menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang sempat menanjak di levle 5,3%.

Tahun ini, Sigit menyebut cost of credit bakal dijaga di level yang sama yakni 0,5% dengan asumsi penurunan NPL ke bawah 3%.

"Tahun ini kami menjaga coc di sekitar 0,5% karena sudah cukup rendah, dan selain itu Bank DKI juga akan meningkatkan coverage ratio," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×