kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.853   -43,03   -0,73%
  • KOMPAS100 758   -6,10   -0,80%
  • LQ45 578   -5,59   -0,96%
  • ISSI 203   -0,24   -0,12%
  • IDX30 328   -3,23   -0,97%
  • IDXHIDIV20 403   -4,47   -1,10%
  • IDX80 86   -0,67   -0,77%
  • IDXV30 109   -0,65   -0,59%
  • IDXQ30 106   -1,12   -1,05%

Bidik Dana Murah, Permata Syariah Gandeng 9 Lembaga Zakat


Rabu, 23 Juni 2010 / 15:39 WIB


Reporter: Roy Franedya | Editor: Test Test

JAKARTA. Unit Usaha Syariah (UUS) PermataBank akan menaikkan porsi dana murah menjadi 70% dan mengurangi dana mahal menjadi 30% tahun ini. Tujuannya, untuk menekan cost of fund (biaya dana) yang dikeluarkan anak usaha PT Astra Internasional ini.

Salah satu strateginya adalah menggenjot layanan pengelolaan cash management. Hari ini (23/6), PermataBank Syariah menjalin kerjasama dengan 9 lembaga Zakat Nasional. Yakni, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACP), Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Al-Azhar Peduli Ummat, Yayasan Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU), Yayasan Lazis Amaliah
Astra, Rumah Zakat Indonesia (RZI), Yayasan Dompet Dhuafa Bandung dan Badan Wakaf Al Quran. PermataBank Syariah adalah bank syariah pertama di Indonesia yang mengembangkan layanan ini.

Head PermataBank Syariah Achmad Kusna mengatakan, layanan cash management ini akan meningkatkan dana murah di bank karena ditempatkan di giro."Kami ingin meningkatkan dana murah karena biayanya lebih murah ketimbang menggenjot deposito yang biayanya mahal," ujarnya.

Hingga kuartal I 2010, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dikumpulkan PermataBank Syariah mencapai Rp 960 miliar. Komposisinya: tabungan sebesar Rp 369,3 miliar dan giro Rp 146,6 miliar. Sementara deposito Rp 444,8 miliar. Tahun ini, rencananya DPK diharapkan bisa tumbuh di atas 20%.

Achmad bilang, dalam kerjasama ini PermataBank syariah akan memberikan layanan berupa e-business dan virtual account untuk memudahkan para muzakki (pembayar zakat) maupun lembaga zakat sendiri dalam mengelola Zakat, Infaq dan Shodaqah (ZIS). "Layanan ini juga memberikan rasa nyaman dan aman bagi pengguna karena lebih transparan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×