kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Bisnis asuransi kendaraan bermotor masih tersendat


Kamis, 22 Juli 2021 / 17:51 WIB
ILUSTRASI. Parkir kendaraan roda empat di salah satu apartemen di Jakarta, Selasa (11/8). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Adapun sampai paruh pertama tahun ini, ACPI masih memiliki kinerja pendapatan premi yang cukup bagus dengan tercermin dari pertumbuhan sebesar 23% secara yoy dengan nilai Rp 590 miliar. Sebagai perbandingan, di periode yang sama tahun sebelumnya pendapatan premi perusahaan hanya sebesar Rp 480 miliar.

“Sampai saat ini kami masih optimis target total pendapatan premi sampai akhir tahun capai Rp 1,3 triliun meskipun akan kami pantau lagi di kuartal 3 saat ini,” tambah Nico.

Sedikit berbeda, Asuransi Wahana Tata (Aswata) masih melihat belum ada pengaruh dari adanya PPKM darurat. Meskipun demikian, pendapatan premi mereka masih mengalami kontraksi sebesar 5% pada semester pertama dengan nilai Rp 810 miliar.

“Belum tau (PPKM Darurat) ini akan membuat pendapatan premi kembali turun atau tidak. Semoga bulan per bulannya tidak turun,” ujar Presiden Direktur Aswata Christian Wirawan Wanandi.

Ia justru melihat bahwa asuransi kendaraan bermotor masih ada peluang untuk terus tumbuh. Asal tahu saja, asuransi kendaraan bermotor memiliki kontribusi yang cukup besar sebesar 30%. “Asuransi kendaraan bermotor ini bisa naik karena insentif pemerintah terkait pajak 0%,” pungkas Christian.

Selanjutnya: Premi asuransi engineering alami penyusutan di tengah pandemi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×