kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI: Bunga kredit bank susah turun tahun ini


Kamis, 02 Februari 2017 / 11:32 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk memproyeksi suku bunga kredit pada 2017 tidak banyak berubah. Hal ini dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti inflasi dan faktor eksternal.

“Beberapa faktor pembentuk suku bunga kredit diantaranya biaya dana dan faktor risiko atau risk premium,” ujar Panji Irawan, Direktur Treasury dan Internasional BNI ketika ditemui setelah acara pencatatan reksadana KIK Premier ETF XISB di BEI, Kamis (2/2).

Beberapa faktor pembentuk suku bunga kredit tersebut, menurut Panji bisa mengalami penurunan artinya bisa mendorong suku bunga kredit turun jika suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) Seven Day Repo Rate (7DRR rate) juga turun.

Sedangkan faktor global yaknio kenaikan bunga acuan bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve (The Fed) akan banyak mempengaruhi suku bunga kredit tahun ini.

Jika melihat pengumuman suku bunga acuan Amerika Serikat hari ini menurut Panji hanya akan terjadi dua kali kenaikan suku bunga acuan The Fed pada tahun 2017. Hal ini diproyeksi membuat suku bunga acuan BI tidak banyak berubah sehingga diproyeksi suku bunga kredit juga akan relatif tetap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×