kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BNI patok NPL maksimal 2% hingga akhir tahun ini


Selasa, 23 Juli 2019 / 17:51 WIB
BNI patok NPL maksimal 2% hingga akhir tahun ini


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyebut per kuartal II 2019 kualitas kreditnya kian membaik. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) yang menyusut sebesar 30 basis poin (bps) menjadi 1,8%.

Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan hal ini sejalan dengan strategi bisnis BNI yang memilih untuk menyalurkan kredit ke segmen dan sektor dengan risiko kredit rendah. "Proyeksi NPL masih seperti awal tahun di kisaran 1,9%-2% tahun ini. Dengan catatan credit cost (biaya kredit) di level 1,5% dan coverage ratio 150%-153%," ujarnya dalam paparan kinerja semester I 2019, Selasa (23/7).

Merujuk pada presentasi perusahaan, NPL terbesar bersumber dari segmen komersial (menengah) dengan total NPL mencapai 3,7% di semester I-2019, meningkat dari tahun sebelumnya 2,7%. 

Bila dirinci, peningkatan NPL komersial BNI sebagian besar oleh sektor perdagangan, restoran dan hotel (PHR) yang mencapai 5,1%, naik dari tahun sebelumnya 4,3% serta sektor manufaktur dengan NPL 4,1% di paruh pertama. 

Secara besaran rasio, NPL komersial paling tinggi ada di sektor energi (listrik, gas dan air) sebesar 8,3% di semester I-2019.

Di sisi lain, segmen korporasi BNI terpantau terus mencatat perbaikan NPL dari 1,6% menjadi 1,1%. Segmen lain seperti kredit konsumer dan kredit kecil masing-masing mencatatkan NPL 2,1% relatif turun dari periode tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×