kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

BRI Berhasil Tekan Cost of Fund 65 Bps ke Level 2,33%


Rabu, 08 Juli 2026 / 18:36 WIB
BRI Berhasil Tekan Cost of Fund 65 Bps ke Level 2,33%
ILUSTRASI. BRI berhasil menekan biaya dana hingga 65 bps, strategi ini untungkan bank tapi bisa jadi sinyal baru bagi nasabah.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) berhasil menekan biaya dana (cost of fund/CoF) di tengah persaingan penghimpunan dana yang semakin ketat. Hal itu ditopang oleh meningkatnya porsi dana murah (current account saving account/CASA) yang kini mendominasi struktur pendanaan perseroan.

Hingga akhir Maret 2026, BRI mencatatkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 1.555,1 triliun, tumbuh 9,4% secara tahunan (year on year/YoY). Dari jumlah tersebut, dana murah (CASA) mencapai Rp 1.058,6 triliun atau setara 68,07% dari total DPK, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 65,77%.

Sejalan dengan membaiknya struktur pendanaan, cost of fund BRI turun menjadi 2,33% pada kuartal I-2026 dari 2,98% pada periode yang sama tahun lalu atau turun 65 basis poin (bps).

Baca Juga: BTN Gandeng BPS Manfaatkan Data Statistik, Bidik Pembiayaan Rumah Lebih Tepat Sasaran

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, penguatan dana murah menjadi salah satu fokus utama transformasi bisnis yang tengah dijalankan BRI.

"Peningkatan CASA memberikan dampak langsung terhadap efisiensi biaya dana dan kualitas struktur pendanaan perseroan," ujar Hery dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, pertumbuhan CASA ditopang oleh tingginya aktivitas transaksi nasabah melalui berbagai kanal digital BRI, seperti BRImo, QLola by BRI, BRI Business Merchant, dan QRIS BRI.

"Dengan fondasi yang semakin kuat, BRI dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, profitabilitas, dan pengelolaan risiko," katanya.

Hery menjelaskan, struktur pendanaan yang semakin efisien memberikan ruang bagi perseroan untuk menjaga profitabilitas sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan.

Perbaikan struktur pendanaan tersebut turut menopang kinerja BRI secara keseluruhan. Hingga kuartal I-2026, aset BRI Group tumbuh 7,2% YoY menjadi Rp 2.250 triliun. Sementara itu, kredit dan pembiayaan meningkat 13,7% YoY menjadi Rp 1.562 triliun.

Di sisi profitabilitas, BRI membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 15,5 triliun hingga akhir Maret 2026 atau naik 13,7% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Hery, capaian tersebut menunjukkan strategi transformasi yang dijalankan perseroan mampu memperkuat fundamental bisnis sekaligus meningkatkan kualitas pertumbuhan.

 

Di sisi lain, Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pelaksana BUMN Dony Oskaria mengatakan, Danantara terus mendorong transformasi menyeluruh di lingkungan BUMN agar memiliki fundamental bisnis yang semakin kuat.

"Danantara hadir untuk memastikan BUMN tidak hanya tumbuh dari sisi skala bisnis, tetapi juga semakin sehat dari sisi tata kelola, efisiensi, dan manajemen risiko. Dengan fondasi yang kuat, BUMN akan memiliki daya saing yang lebih tinggi dan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional," ujarnya.

Menurut Dony, penguatan tata kelola (good corporate governance) dan manajemen risiko menjadi fondasi penting agar BUMN mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.

"Kami ingin membangun risk management dan tata kelola yang kuat karena hanya perusahaan yang dikelola dengan baik yang dapat sustain di masa depan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×