kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.083   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.091   -39,20   -0,64%
  • KOMPAS100 796   -3,58   -0,45%
  • LQ45 607   -1,51   -0,25%
  • ISSI 210   -1,41   -0,67%
  • IDX30 341   -0,73   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -0,86   -0,20%
  • IDX80 91   -0,33   -0,36%
  • IDXV30 115   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

BRI-MI Luncurkan Reksadana Syariah Berbasis Dana Abadi, Bidik Tren Investasi ESG


Rabu, 29 Juli 2026 / 15:43 WIB
BRI-MI Luncurkan Reksadana Syariah Berbasis Dana Abadi, Bidik Tren Investasi ESG
ILUSTRASI. BRI Manajemen Investasi dan ILUNI FEB UI (Dok/BRI Manajemen Investasi)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren investasi berkelanjutan terus berkembang seiring meningkatnya perhatian investor terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG).

Di saat yang sama, kebutuhan akan instrumen investasi syariah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan nilai investasi, tetapi juga mampu menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, semakin meningkat.

Baca Juga: Bank Capital Genjot Loyalitas Nasabah, Segmen Kredit Pensiun Tumbuh 322%

Merespons perkembangan tersebut, PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) bersama Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (ILUNI FEB UI) meluncurkan Reksadana Syariah BRI-MI Anagata Lestari Berimbang, sebuah reksadana campuran syariah yang mengadopsi konsep dana abadi (endowment fund) sebagai upaya memperluas pilihan investasi berkelanjutan di Indonesia.

Berbeda dengan pendekatan investasi konvensional yang berfokus pada optimalisasi imbal hasil, konsep dana abadi menempatkan investasi sebagai instrumen yang mampu menciptakan manfaat berkelanjutan.

Melalui skema ini, hasil investasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial dan lingkungan, sementara pokok dana tetap dipertahankan dan dikelola agar manfaatnya terus mengalir bagi generasi mendatang.

Baca Juga: DPLK Avrist Bidik Pertumbuhan Peserta di Tengah Lesunya Dana Pensiun Sukarela

Direktur Utama PT BRI Manajemen Investasi Arief Budiman mengatakan, perubahan preferensi investor mendorong industri manajemen investasi menghadirkan produk yang tidak hanya memberikan potensi keuntungan finansial, tetapi juga menghasilkan dampak sosial dan lingkungan yang terukur.

"Kami melihat investor saat ini tidak hanya mempertimbangkan potensi imbal hasil, tetapi juga bagaimana investasinya dikelola dan manfaat yang dihasilkannya. Karena itu, kami mengembangkan Anagata Lestari Berimbang dengan mengintegrasikan prinsip syariah, konsep dana abadi, dan keberlanjutan dalam satu instrumen investasi sehingga manfaat ekonomi dapat berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat," ujar Arief dalam keterangannya Rabu (29/7/2026).

Menurut Arief, konsep dana abadi memberikan karakteristik pengelolaan investasi yang lebih berorientasi jangka panjang.

Dengan arus dana kelolaan yang relatif stabil, manajer investasi memiliki ruang yang lebih optimal untuk mengelola portofolio sesuai dengan profil risiko produk.

Baca Juga: WOM Finance Salurkan Pembiayaan Produktif Rp1,3 Triliun pada Semester I-2026

Investasi Syariah dengan Orientasi Jangka Panjang

Anagata Lestari Berimbang merupakan reksadana campuran syariah dengan profil risiko moderat. Seluruh portofolio investasinya mengacu pada Daftar Efek Syariah yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

Produk ini juga menawarkan Pembagian Hasil Investasi (PHI) secara berkala setiap tiga bulan, sehingga dapat menjadi pilihan bagi investor yang memiliki tujuan investasi jangka panjang, seperti perencanaan dana pendidikan, persiapan pensiun, maupun pembentukan dana abadi keluarga.

Baca Juga: Himbara Resmi Lepas Lini Bisnis MI ke Danantara, Seperti Apa Dampaknya?

Selain ditujukan bagi investor individu, produk ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan investor korporasi yang ingin memperkuat implementasi prinsip ESG.

Mekanisme pencatatan dana endowment telah mengacu pada standar pelaporan keberlanjutan yang berlaku, termasuk POJK Nomor 51/POJK.03/2017 dan standar Global Reporting Initiative (GRI) 201-1.

Produk ini juga dilengkapi laporan dampak (impact report) secara berkala yang dapat digunakan sebagai dokumentasi dan siap diaudit.

Bagi perusahaan, Anagata Lestari Berimbang juga menjadi alternatif penempatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dana yang ditempatkan tetap berpotensi memberikan imbal hasil sekaligus mendukung pembiayaan berbagai program keberlanjutan, seperti restorasi hutan mangrove, reforestasi, pengembangan energi terbarukan, hingga edukasi ESG, dengan pelaporan yang sesuai ketentuan.

Ketua ILUNI FEB UI Ubaidillah Nugraha menilai, konsep dana abadi memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan kontribusi berbagai institusi kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

Baca Juga: OCBC Resmi Akuisisi 20% Saham GELI, Begini Rinciannya

"Dana abadi pada dasarnya bukan hanya mengenai menjaga nilai dana, tetapi memastikan manfaatnya terus mengalir kepada penerima manfaat dari waktu ke waktu. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat budaya filantropi yang lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus membuka alternatif pengelolaan dana yang profesional sesuai prinsip syariah," ujar Ubaidillah.

Melalui kolaborasi ini, BRI Manajemen Investasi berharap konsep dana abadi semakin dikenal sebagai salah satu pendekatan investasi yang mampu menghubungkan pertumbuhan aset dengan penciptaan manfaat jangka panjang.

Perseroan menilai, di tengah meningkatnya perhatian terhadap investasi berkelanjutan, instrumen yang mengintegrasikan prinsip syariah, tata kelola yang baik, serta pengukuran dampak akan menjadi salah satu kebutuhan yang terus berkembang di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×