kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.012   49,00   0,27%
  • IDX 5.792   97,05   1,70%
  • KOMPAS100 753   17,38   2,36%
  • LQ45 571   13,81   2,48%
  • ISSI 200   1,97   0,99%
  • IDX30 323   7,68   2,43%
  • IDXHIDIV20 397   8,26   2,12%
  • IDX80 85   1,98   2,38%
  • IDXV30 108   1,58   1,49%
  • IDXQ30 104   2,04   2,00%

BRI terbitkan kartu kredit korporasi


Senin, 11 Oktober 2010 / 07:58 WIB
ILUSTRASI. Pasar modal


Reporter: Nurul Kolbi, | Editor: Test Test

NUSA DUA. Persaingan bisnis kartu kredit korporasi (corporate card) bakal makin seru, menyusul masuknya Bank Rakyat Indonesia (BRI) ke segmen ini. Dalam bisnis ini, bank pelat merah tersebut menggandeng prinsipal MasterCard.

Direktur Bisnis Konsumen BRI Toni Soetirto menjelaskan, potensi segmen korporasi amat besar, karena permintaan serta pasarnya ada dan terus bertumbuh. Nilai transaksinya pun menggiurkan. "Dalam bisnis ini yang dikejar bukan pertumbuhan kartu, tapi nilai transaksinya. Belanja korporasi itu besar, ini yang hendak kami kejar," katanya, akhir pekan lalu.

BRI menargetkan, nilai transaksi dari kartu kredit korporasi ini mencapai Rp 3 triliun dalam tempo setahun ke depan. Toni mengklaim, corporate card BRI ini memberikan kemudahan perusahaan dalam melakukan berbagai transaksi.

Kartu ini memungkinkan penggunanya mengontrol cost expenditure perusahaan serta memonitor transaksi yang tercakup dalam travel and entertainment (T&E) secara lebih mudah. "Jadi nanti perusahaan bisa menelusuri secara mendetail, ke mana saja uang perusahaan dibelanjakan pegawainya," katanya.

Selain itu, BRI corporate card ini memudahkan pegawai menggunakan kartu kredit dengan limit yang lebih besar. Toni membandingkan, penerbit kartu kredit lain biasanya membatasi plafon seseorang dengan limit tertentu. Misalnya, hanya 5% dari total plafon perusahaan, tergantung jenis jabatan. "Nah, kami membebaskan itu, selama tidak melebihi limit perusahaan," katanya.

Dodit Wiweko, General Manager Kartu Kredit Bank BNI, mengakui, peluang bisnis kartu kredit korporasi terbuka lebar. Semakin hari kesadaran perusahaan untuk menyederhanakan sistem pembayaran dan meningkatkan akuntabilitas penggunaan dana mereka, semakin membaik. Kartu ini bukan cuma menghilangkan praktik sistem reimburse atau bayar dulu klaim belakangan, juga menghilangkan kecurigaan terhadap pegawainya. "Survei pasar memang belum ada, tapi tren pertumbuhan itu bisa dilihat dari jumlah pengguna kartu kredit ini," katanya.

Di Bank BNI, pengguna kartu ini mencapai 250 perusahaan. "Itu meningkat 20% dibanding tahun lalu," katanya. Bank terbesar keempat ini memasarkan corporate card sejak empat tahun silam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×