Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan basis nasabah menjadi 24 juta hingga Maret 2026. Perseroan menilai peningkatan tersebut ditopang transformasi layanan dan penguatan pengalaman nasabah (customer experience/CX) di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.
Senior Executive Vice President (SEVP) Operations BSI Ana Nurul Khayati mengatakan, persaingan perbankan saat ini tidak lagi hanya mengandalkan produk, tetapi juga kemampuan menghadirkan pengalaman layanan yang mampu menjawab kebutuhan nasabah.
"Persaingan kini bukan lagi sekadar tentang produk, melainkan tentang pengalaman pelanggan. Bagaimana bank hadir dan menjadi pilihan utama masyarakat, itulah yang terus kami bangun melalui komitmen melayani sepenuh hati," ujar Ana dalam keterangannya, Selasa (14/7).
Baca Juga: Pembiayaan BSI OTO Capai Rp6,7 triliun, Meningkat 12,40% hingga Juni 2026
Menurut Ana, transformasi layanan tersebut berhasil menarik nasabah dari berbagai segmen. Hingga Maret 2026, BSI telah melayani sekitar 24 juta nasabah dengan profil yang semakin beragam.
Di sisi lain, pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia masih berada di kisaran 8%–9%, meski populasi muslim mencapai sekitar 231 juta jiwa. Kondisi ini dinilai membuka ruang pertumbuhan yang masih besar bagi industri perbankan syariah.
Untuk mendukung ekspansi tersebut, BSI memperkuat layanan melalui empat pilar utama, yakni brand, people, process, dan technology. Perseroan juga memperluas layanan inklusif, termasuk menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas di seluruh kantor cabang, seperti jalur landai, toilet difabel, area parkir khusus, kursi roda, hingga penanda khusus bagi penyandang disabilitas.
Transformasi layanan tersebut turut mengantarkan BSI meraih posisi Top 2 National Service Excellence pada ajang BSEM 2026. Selain itu, perseroan juga meraih peringkat pertama pada kategori Walk-in Channel dan peringkat kedua pada kategori Best Customer Experience.
Ana menegaskan, ke depan BSI tidak hanya ingin menjadi bank syariah terbesar, tetapi juga mampu bersaing dengan bank-bank nasional dari sisi kualitas layanan.
"Ketika layanan mampu membuat setiap orang merasa dihargai, dipahami, dan dimudahkan, maka kami tidak lagi hanya menjadi pilihan bagi nasabah syariah, tetapi menjadi bank pilihan bagi seluruh masyarakat Indonesia," tutupnya.
Baca Juga: NPF Industri Multifinance Terus Menunjukkan Pemburukan, Ini Kata CNAF
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














