Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mengoptimalkan peran jaringan keagenan yang dimiliki. Agen-agen tak hanya diharapkan berkontribusi mendorong pertumbuhan bisnis bank, tapi juga sekaligus menjadi corong bagi bank berkode saham BRIS tersebut mendorong literasi keuangan syariah hingga ke wilayah pelosok dan perbatasan.
Wakil Direktur Utama BSI Bob Ananta mengungkapkan, jumlah jaringan agen BSI saat ini sudah tembus 135.000, yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Kehadiran agen menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah yang jauh dari kantor cabang maupun ATM, sekaligus memperkuat inklusi keuangan di desa, daerah terpencil, dan kawasan perbatasan Indonesia.
Dia bilang, perluasan jaringan BSI Agen menjadi strategi BSI untuk mendekatkan layanan perbankan syariah kepada masyarakat sekaligus mendorong pemerataan ekonomi. Melalui jaringan ini, masyarakat di desa hingga wilayah terluar dapat mengakses layanan perbankan dengan mudah.
"Bagi BSI, Melayani Sepenuh Hati berarti menghadirkan layanan di tempat masyarakat membutuhkannya. Karena itu, kami terus memperluas jaringan BSI Agen agar masyarakat, termasuk yang tinggal di desa dan wilayah terluar, dapat mengakses layanan perbankan syariah dengan mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang maupun ATM," ujar Bob dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).
Baca Juga: Transaksi BSI Agen Melonjak 38,41%, Nilainya Capai Rp 52,8 Triliun
Perluasan jaringan tersebut turut mendorong peningkatan transaksi. Hingga Agustus 2026, volume transaksi BSI Agen mencapai Rp52,80 triliun atau tumbuh 38,41% secara tahunan. Sementara itu, jumlah agen bertambah rata-rata 8,13% setiap tahun. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau.
Tak hanya memperluas akses perbankan, BSI Agen juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mayoritas agen merupakan pemilik toko sembako, konter pulsa, dan usaha ritel lainnya.
Bob menegaskan, keberadaan BSI Agen memberikan manfaat ganda, yakni memperluas akses keuangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
"BSI Agen bukan hanya menghadirkan layanan perbankan di tengah masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru bagi pelaku UMKM. Semakin besar aktivitas transaksi yang dilayani, semakin besar pula manfaat ekonomi yang diterima agen. Inilah bentuk nyata inklusi keuangan yang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," tambah Bob.
Baca Juga: Tabungan Haji dan Umrah BSI Tumbuh 24,4%, Didominasi Anak Muda
Melalui BSI Agen, masyarakat dapat melakukan setor dan tarik tunai, transfer antarbank, pembayaran tagihan, pembelian produk digital, serta top up dompet elektronik (e-wallet). Agen juga melayani pembukaan rekening, memberikan referensi produk BSI Emas dan Tabungan Haji, serta mendukung ekosistem penyelenggaraan ibadah haji.
Ke depan, kata Bob. BSI akan terus memperluas jaringan agen untuk memperkuat jangkauan layanan keuangan syariah, terutama di wilayah yang belum terlayani secara optimal.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kinerja dan mendorong produktivitas agen, BSI juga menyiapkan sejumlah program apresiasi, yakni Umroh Impian BSI Agen, Amazing Gold Race BSI Agen, dan BSI Agen Champion.
Program tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi agen dalam memperluas layanan perbankan syariah. Para penerima penghargaan merupakan agen dengan kinerja dan kontribusi yang dinilai mampu mendukung pengembangan ekosistem BSI Agen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














