kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.922   52,00   0,29%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

BTN cetak laba Rp 684 miliar di akhir kuartal I 2018


Kamis, 19 April 2018 / 18:50 WIB
ILUSTRASI. Peluncuran kartu debit BTN berlogo GPN


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sepanjang kuartal I-2018 mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 19,34% atau naik dari Rp 169,68 triliun di kuartal I tahun lalu menjadi Rp 202,5 triliun.

Pertumbuhan kredit BTN tersebut dinilai Direktur Utama BTN Maryono, turut menunjang kenaikan aset perseroan sebesar 20,73% year on year dari Rp 214,31 triliun pada triwulan I/2017 menjadi Rp 258,73 triliun di periode yang sama tahun berikutnya. Selain itu, kinerja penyaluran kredit tersebut pun menyumbang pendapatan bunga naik sebesar 15,71%.

Di sisi lain, beban bunga tumbuh lebih rendah di level 15,32%. Hasilnya, pendapatan bunga bersih BBTN naik 16,2% yoy.

Lewat capaian tersebut, laba bersih Bank BTN akhir kuartal I tercatat Rp 684 miliar, tercatat naik 15,13% dari Rp 594 miliar pada akhir Maret 2017.

Maryono menambahkan, realisasi pertumbuhan laba di kuartal I 2018 masih belum sesuai target perseroan. Pasalnya sampai akhir tahun pihaknya mematok pertumbuhan laba di kisaran 25%.

Menurutnya, laba yang hanya tumbuh 15,32% dikarenakan siklus tahunan dan baru akan mulai melaju kencang pada kuartal III dan IV 2018 mendatang.

"Triwulan I memang cenderung melambat, produktivitas bisnis utama kami juga melambat seperti pembangunan, ini juga karena kredit baru tumbuh 19,34% belum sesuai target 22% sampai 24% di akhir tahun 2018," ungkap Maryono di Jakarta, Kamis (19/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×