kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Cari pendanaan baru, BFI Finance kembali terbitkan obligasi pada Oktober 2018


Rabu, 15 Agustus 2018 / 15:49 WIB
ILUSTRASI. Customer Service PT BFI Finance Indonesia Tbk


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) bakal merilis obligasi sekitar Oktober 2018. Tapi belum ada kepastian nilai pokok obligasi yang akan diterbitkan, karena masih menunggu perkembangan pasar.

Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono mengungkapkan, rencana penerbitan obligasi tersebut masuk dalam pendanaan rutin perseroan. Selain memperoleh pendanaan dari obligasi, BFI Finance juga berniat mengambil pinjaman dari perbankan.

“Kebutuhan pendanaan ini sudah rutin dari kegiatan bisnis, dan ini menjadi bagian rencana untuk meningkatkan bisnis perusahaan,” kata Sudjono, belum lama ini.

Di sisi lain, saat ini rasio utang BFI Finance terhadap ekuitas masih tergolong rendah dibanding industri secara umum.

Juni lalu, perusahaan pembiayaan ini menerbitkan surat utang bertajuk Obligasi Berkelanjutan IV BFI Finance Tahap I tahun 2018, dengan nilai pokok Rp 740 miliar. Selang satu bulan kemudian, BFI Finance melaporkan emisi penawaran umum obligasi berkelanjutan IV BFI Finance Tahap I Tahun 2018 telah selesai.

Tercatat, perusahaan mendapatkan dana segar penawaran umum sebesar Rp 740 miliar, dengan biaya penawaran umum sebesar Rp 3,39 miliar, sehingga hasil bersih yang diperoleh sekitar Rp 736,61 miliar. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk pembiayaan investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×