kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

CIMB Niaga Bukukan Laba Rp 5,26 Triliun hingga September 2025, Tumbuh 2,6% YoY


Kamis, 30 Oktober 2025 / 06:23 WIB
CIMB Niaga Bukukan Laba Rp 5,26 Triliun hingga September 2025, Tumbuh 2,6% YoY
ILUSTRASI. Dana Nasabah: Pelayanan nasabah di BAnk CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (15/7/2025). Bank Indonesia (BI) mencatat penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Mei 2025 tercatat sebesar Rp 8.756,5 triliun, atau tumbuh 3,9% year on year (YoY). KONTAN/Baihaki/15/7/2025


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatatkan kinerja positif hingga kuartal III-2025.

Emiten perbankan yang berada di bawah naungan CIMB Group ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 5,26 triliun, tumbuh 2,6% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 5,13 triliun.

Baca Juga: CIMB Niaga Luncurkan Fitur GreenBizReady untuk Mendukung Transisi Keberlanjutan

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan pada Kamis (30/10/2025), peningkatan laba ini didorong oleh naiknya pendapatan bunga bersih sebesar 0,7% YoY menjadi Rp 10,08 triliun.

Meski begitu, rasio margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) mengalami sedikit penurunan ke level 4%, dari sebelumnya 4,16% pada September 2024.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit CIMB Niaga tumbuh 4,6% YoY menjadi Rp 228,7 triliun. Kendati demikian, pertumbuhan ini masih di bawah rata-rata industri yang berada di kisaran 7%.

Pertumbuhan kredit yang moderat tersebut diimbangi dengan kualitas aset yang terjaga. Rasio Non Performing Loan (NPL) gross menurun menjadi 1,98%, dari sebelumnya 2% pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: CIMB Niaga Mencatat Permintaan Kredit Korporasi Saat Ini Masih Rendah

Dari sisi pendanaan, CIMB Niaga berhasil memperkuat likuiditasnya. Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun naik 8,6% YoY menjadi Rp 278 triliun hingga akhir September 2025.

Menariknya, mayoritas DPK tersebut berasal dari dana murah (Current Account Saving Account/CASA) yang mencapai Rp 188,8 triliun, naik 10,6% YoY.

Peningkatan komposisi CASA ini menunjukkan efektivitas strategi CIMB Niaga dalam menjaga efisiensi biaya dana (Cost of Fund).

Selanjutnya: Pacu CASA, BTN Luncurkan Tabungan BTN-HKBP

Menarik Dibaca: Manfaat Vitamin C untuk Pasien Asam Urat, Bantu Cegah Kambuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×