kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Di BRI, 80% ORI010 mengalir ke nasabah kaya


Senin, 07 Oktober 2013 / 13:11 WIB
Di BRI, 80% ORI010 mengalir ke nasabah kaya
ILUSTRASI. 5 Sumber Serat yang Baik untuk Anjing dan Cara Memberikannya


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Obligasi RItel Indonesia (ORI) Seri 010 menjadi salah satu alat investasi yang digandrungi masyarakat saat ini. Sebagai salah satu bukti, penawaran ORI 010 di sejumlah agen yang ditunjuk pemerintah terserap 100%.

Di PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), salah satu yang menjadi daya tarik ORI010 adalah penawaran imbal hasil yang mencapai 8,5%. Mereka yang membeli ORi010 di BRI terdiri atas dua kelompok, yakni nasabah kaya dan ritel.

"Nasabah kaya menyerap sekitar 80% ORI010. Sisanya nasabah ritel," kata Widodo Januarso, General Manager Funding and Services Division BRI. Adapun total pemesanan ORI di BRI mencapai Rp 900 miliar atau sesuai dengan target yang ditentukan.

Widodo bilang, pihaknya memprioritaskan nasabah kaya untuk membeli ORI, karena mereka sudah terbiasa melakukan investasi. Bank berplat merah ini juga melakukan roadshow untuk menawarkan ORI kepada nasabah berkantong tebal, seperti gathering nasabah, seminar investasi, dan gimik atau doorprize untuk pembelian investasi di BRI. "Tapi nasabah ritel juga dapat membeli," tambahnya.

Nah, penawaran ORI kepada nasabah kaya ini akan memperbesar pertumbuhan wealth management di BRI. Widodo menambahkan, ada potensi kenaikan dana kelolaan pada akhir tahun yang ditargetkan mencapai Rp 25 triliun dari simpanan saat ini sebesar Rp 24 triliun.

"Ada nasabah kaya di daerah-daerah yang dapat dibidik, seperti di Kalimantan," kata Widodo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×