kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Fintech keberatan minimum modal Rp 50 miliar


Selasa, 19 Juli 2016 / 18:57 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pelaku usaha financial technlogy atau fintech keberatan dengan rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan batas minimum modal sebesar Rp 50 miliar. Fintech mengusulkan agar batas minimum modal fintech tidak dipukul rata.

Teguh B. Ariwibowo, Co Founder Pinjam.co.id mengatakan, sebaiknya OJK membiarkan lebih dahulu industri fintech tumbuh dibandingkan membatasi modal minimal perusahaan sebesar Rp 50 miliar. Kalaupun modal minimum harus diatur, sebaiknya dipetakan lebih dahulu berdasarkan wilayah operasionalnya.

Selain berdasarkan wilayah, pemetaan terkait jenis usaha fintech juga harus dilakukan. OJK mencatat saat ini ada empat jenis usaha dari fintech, yaitu bergerak di bidang pembiayaan dan pinjaman, lalu asuransi, praktik gadai, serta payment sistem.

OJK menetapkan modal minimum perusahaan fintech sama dengan modal ventura. Modal minimum perusahaan fintech ditetapkan sebesar Rp 50 miliar.

Dumoly F. Pardede, Deputi Komisoner Pengawas Industri Jasa Keuangan Non Bank (IKNB) menjelaskan, pertimbangan penyeragaman modal minimum fintech dengan modal ventura karena praktik bisnisnya sama.

Tim OJK yang tengah menyusun Peraturan OJK (POJK) fintech melakukan pemetaan atas model bisnis fintech. Hal ini sesuai dengan jenis bisnis yang digarap. Misalnya, bidang financing, modal ventura, asuransi dan pergadaian. Tahun ini POJK ditargetkan selesai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×