kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.004.000   -55.000   -1,80%
  • USD/IDR 16.985   10,00   0,06%
  • IDX 7.337   -248,32   -3,27%
  • KOMPAS100 1.020   -39,17   -3,70%
  • LQ45 751   -25,47   -3,28%
  • ISSI 257   -9,75   -3,65%
  • IDX30 397   -12,77   -3,11%
  • IDXHIDIV20 493   -13,82   -2,73%
  • IDX80 115   -4,19   -3,52%
  • IDXV30 133   -4,17   -3,04%
  • IDXQ30 129   -4,15   -3,13%

Fitch Revisi Outlook Bank Mandiri, BRI, BNI dan LPEI Jadi Negatif, Rating Tetap BBB


Senin, 09 Maret 2026 / 20:09 WIB
Fitch Revisi Outlook Bank Mandiri, BRI, BNI dan LPEI Jadi Negatif, Rating Tetap BBB
ILUSTRASI. USA RATING FITCH (REUTERS/JESSICA RINALDI)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lembaga pemeringkat global Fitch Ratings merevisi outlook peringkat empat bank badan usaha milik negara (BUMN) menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Meski begitu, lembaga pemeringkat tersebut tetap mempertahankan peringkat (rating) bank-bank tersebut.

Keempat bank yang outlook peringkatnya direvisi menjadi negatif adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), serta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank).

Dalam laporan yang dirilis Senin (9/3/2026), Fitch menyatakan Issuer Default Rating (IDR) jangka panjang dalam mata uang asing keempat lembaga tersebut tetap berada di level BBB, tetapi outlook-nya berubah menjadi negatif.

Baca Juga: Literasi Finansial Jadi Bekal Jitu Menghadapi Gejolak di Pasar Keuangan

Meski begitu, Fitch menegaskan Government Support Rating (GSR) serta IDR jangka pendek dari bank-bank tersebut masih dipertahankan. 

Sementara itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mempertahankan outlook stabil, dengan peringkat yang juga ditegaskan oleh Fitch.

Revisi outlook tersebut mengikuti keputusan Fitch sebelumnya yang menurunkan outlook peringkat utang negara Indonesia menjadi negatif dari stabil pada 4 Maret 2026.

Fitch menilai, kecenderungan pemerintah untuk memberikan dukungan kepada bank-bank BUMN masih kuat, mengingat peran penting bank-bank tersebut dalam sistem keuangan nasional.

Mandiri, BRI, dan BNI dinilai memiliki kepentingan sistemik yang tinggi, dengan pangsa pasar deposito sekitar 10%–21% per akhir 2025.

Selain itu, BSI dan Indonesia Eximbank juga memiliki peran kebijakan dalam mendukung agenda pemerintah, termasuk pengembangan keuangan syariah dan pembiayaan ekspor.

Meski demikian, Fitch menilai kemampuan pemerintah untuk memberikan dukungan telah melemah, sejalan dengan perubahan outlook peringkat sovereign Indonesia menjadi negatif.

“Outlook IDR jangka panjang Mandiri, BRI, BNI, dan Indonesia Eximbank direvisi menjadi negatif untuk mencerminkan outlook negatif pada peringkat sovereign Indonesia,” tulis Fitch dalam laporannya.

Baca Juga: Ini Kata PPGI Soal Makin Bertambahnya Perusahaan Gadai di Indonesia

Adapun untuk BSI, Fitch menyatakan peringkat jangka panjang bank syariah tersebut lebih ditopang oleh kekuatan fundamentalnya sendiri, yang tercermin dari Viability Rating (VR) di level BBB-.

Karena itu, outlook peringkat BSI tetap stabil meskipun terdapat perubahan outlook sovereign.

Fitch menambahkan, peringkat bank-bank BUMN tersebut berpotensi turun apabila peringkat utang negara Indonesia juga mengalami penurunan.

Sebaliknya, outlook peringkat dapat kembali stabil jika outlook sovereign Indonesia kembali stabil. Namun, Fitch menilai kenaikan peringkat dalam waktu dekat masih kecil kemungkinannya, mengingat outlook saat ini masih negatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×