Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Putri Werdiningsih
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech peer to peer (p2p) lending, GandengTangan menyatakan komitmennya memperluas akses pembiayaan bagi wirausaha perempuan melalui partisipasi dalam inisiatif global Women Entrepreneur (WE) Finance Code.
Inisiatif yang diprakarsai World Bank Group ini dirancang untuk memperkecil kesenjangan akses keuangan bagi pelaku UMKM perempuan, dengan melibatkan pelaku industri jasa keuangan, pembuat kebijakan, serta lembaga pembangunan.
Baca Juga: Fintech GandengTangan Catat Penyaluran Pinjaman Tumbuh 50% per Mei 2025
CEO GandengTangan, Jezzie Setiawan mengatakan bahwa WE-Finance Code mampu menyatukan dan mengukur efektivitas berbagai inisiatif yang bertujuan memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha perempuan.
“Kami sangat mendukung langkah ini agar pelaku usaha perempuan lebih mudah mendapatkan pembiayaan,” ujar Jezzie dalam keterangan resmi, (23/7).
Baca Juga: Ini Kata Fintech GandengTangan Terkait Pulau Jawa Dominasi Aduan Pinjol Ilegal
Sejauh ini selama 10 tahun beroperasi, GandengTangan tercatat telah menyalurkan pembiayaan produktif senilai lebih dari Rp 700 miliar ke pengusaha UMKM di seluruh Indonesia. Menurut Jezzie, 85% portofolio pembiayaan GandengTangan diberikan kepada pelaku usaha perempuan.
“Di luar itu, kami juga akan berkomitmen aktif mendorong literasi keuangan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM perempuan di Indonesia serta terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor,” tambahnya.
WE-Finance Code sendiri didukung oleh Asian Development Bank (ADB) dan Islamic Development Bank (IsDB), bersama pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan, Bappenas, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selanjutnya: Nestlé Indonesia Turut Rayakan Semangat Hari Anak Nasional 2025 Bersama KemenPPPA
Menarik Dibaca: Promo Alfamart Body Care Fair sampai 31 Juli, Lavojoy-Glad2Glow Diskon hingga 45%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News