kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

GWM dipangkas, ini proyeksi bankir terkait suku bunga kredit


Senin, 25 November 2019 / 21:45 WIB
ILUSTRASI. BI Turunkan GWM —— Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berbicara saat jumpa pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Kamis (20/6). Untuk menambah ketersediaan likuiditas perbankan dalam pembiayaan ekonomi, BI memutuskan untuk menurunkan


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Menurutnya, pelonggaran GWM yang dilakukan BI sebesar 50 basis poin tidak akan signifikan dalam melonggarkan likuiditas. "Tambahan Rp 25 triliun dari pelonggaran itu dibagi dengan banyak bank, sangat kecil," ujarnya.

Meski begitu, Maybank sudah menurunkan suku bunga sekitar 25 -50 basis poin sepanjang tahun ini. Taswin bilang, penurunan terutama terjadi pada segmen korporasi.

Adapun BRI juga telah mulai melakukan penyesuaian bunga kredit. Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan BRI mengungkapkan, pihaknya sudah menurunkan bunga kredit sekitar 25 basis poin tahun ini.

Baca Juga: BI turunkan GWM rupiah, langkah antisipatif guna menstimulus pertumbuhan ekonomi

Dari pelonggaran GWM yang mulai berlaku tahun depan, BRI akan mendapatkan tambahan likuiditas sekitar Rp 4 triliun sehingga ruang bank ini menurunkan bunga kredit bisa lebih cepat.

Sedangkan Citibank disebut telah memangkas bunga kredit sebesar 1% tahun ini. "Transmisi suku bunga kami ingin secepatnya. Sudah turun 1% karena kita heavy di institusional," ungkap Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×