kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.043
  • SUN97,46 0,00%
  • EMAS656.000 -0,23%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Industri asuransi jiwa optimistis kinerja investasi bakal lebih moncer di tahun ini

Minggu, 03 Februari 2019 / 17:00 WIB

Industri asuransi jiwa optimistis kinerja investasi bakal lebih moncer di tahun ini


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas pemain asuransi jiwa masih mengandalkan instrumen berbasis equity sebagai tempat berinvestasi. Dengan tren positif pasar modal di tahun ini, kinerja investasi pelaku industri pun diyakini bakal terkerek.

Direktur PT Capital Life Indonesia Robin Winata misalnya bilang perseroan menargetkan hasil investasi bisa naik di kisaran 10%-15% di tahun 2019. Instrumen reksadana dan saham masih akan menjadi andalan perusahaan.


“Strateginya, kami menetapkan target investasi sekaligus memantau perkembangannya. Sementara dalam pengelolaan instrumen keuangan dari Komite Investasi akan mempertimbangkan dari sisi risiko yang yang telah ditetap sejak awal 2019,” ujarnya baru-baru ini.

Sementara Chief Marketing Officer Sun Life Shierly Ge mengatakan, hasil investasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama kondisi pasar saham di sepanjang tahun tersebut. Sun Life masih mengandalkan pengelolaan investasi di instrumen surat berharga negara (SBN).

“Kami optimistis dengan hasil investasi ke depan, selama investasi tersebut dilakukan untuk jangka waktu panjang. Maka akan ada potensi hasil investasi yang lebih baik,” katanya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga Desember 2018, industri asuransi jiwa membukukan hasil investasi sebesar Rp 6,62 triliun. Jumlah itu meningkatkan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yang sempat minus. Meski capaian tersebut menurun tajam sampai 86,13% dari tahun 2017, yaitu sebesar Rp 47,75 triliun.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menjelaskan, bahwa secara umum pertumbuhan hasil investasi asuransi jiwa mengikuti tren dan pola yang ada di pasar modal. Bila IHSG turun, maka umumnya hasil investasi industri juga ikut turun. Begitu juga sebaliknya.

“Kami optimistis, pendapatan industri asuransi jiwa akan lebih baik di 2019 karena tingkat konsumsi meningkat dan pasar modal bergerak positif. Istilahnya, secara umum akan ada rebound saham,” ungkapnya.


Reporter: Ferrika Sari
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Rumah Pemilu
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0639 || diagnostic_web = 0.4518

Close [X]
×