kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ini portofolio Dapen BRI tahun depan


Jumat, 20 November 2015 / 18:41 WIB
Ini portofolio Dapen BRI tahun depan


Reporter: Dina Farisah | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melempar wacana akan ada pengaturan portofolio pada dana pensiun (dapen). Nantinya, kepemilikan surat berharga negara (SBN) pada dana pensiun akan ditetapkan porsi minimum.

Dumoly F Pardede, Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank II OJK, mengatakan, pihaknya akan mengatur minimum penempatan pada SBN sekurang-kurangnya 20% hingga 30% dari total portofolio dana pensiun.

"Hal ini dimaksudkan mengamankan investasi," ujar Dumoly.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Dana Pensiun PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Mudjiharno mengatakan, pihaknya akan melakukan sedikit rebalancing portofolio dalam rangka mengantisipasi rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut.

Namun meski demikian, dapen BRI tetap optimistis akan ada perbaikan kondisi ekonomi global dan domestik pada tahun depan. Tentunya hal ini akan berdampak positif terhadap kinerja pasar modal Indonesia.

Mudjiharno menilai, switching portofolio dengan memperbesar porsi SBN ini ada positif dan negatifnya. Positifnya, nilai aset lebih stabil karena tidak fluktuatif mengikuti kondisi pasar modal atau IHSG. Namun di sisi lain, pendapatan (return) bisa turun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×