kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jaga NPL sektor tambang, begini strategi OCBC NISP


Rabu, 07 Juni 2017 / 17:35 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk menargetkan rasio kredit bermasalah (NPL) di sektor pertambangan sampai akhir 2017 sebesar 2%. Angka ini tidak terlalu berbeda jauh dengan realisasi pada kuartal 1 2017.

Parwati Surjaudaja, Direktur Utama Bank OCBC NISP mengatakan untuk menjaga NPL di sektor pertambangan, bank akan terus melakukan pemantauan berkelanjutan atas kinerja nasabah.

“Kami juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap kriteria yang harus dipenuhi calon debitur dan eksposure maksimum terkait kredit pertambangan,” ujar Parwati kepada KONTAN, Rabu (7/6).

Menurut Parwati, naik turunnya NPL sektor pertambangan ini dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi yang berdampak pada permintaan dan harga produk pertambangan.

Secara umum kredit macet juga dipengaruhi oleh manajemen risiko dan struktur permodalan suatu perusahaan. Keahlian operasional dan pengalaman manajemen di sektor tambang dan dukungan dari pemegang saham juga merupakan faktor lain yang mempengaruhi jumlah NPL di sektor ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×