kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   -25.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.310   97,00   0,56%
  • IDX 7.379   -163,01   -2,16%
  • KOMPAS100 1.004   -27,06   -2,62%
  • LQ45 716   -20,09   -2,73%
  • ISSI 267   -5,87   -2,15%
  • IDX30 393   -8,15   -2,03%
  • IDXHIDIV20 483   -9,27   -1,88%
  • IDX80 112   -3,07   -2,66%
  • IDXV30 140   -1,20   -0,85%
  • IDXQ30 126   -2,76   -2,14%

Jalankan Stress Test, BCA Tetap Optimistis Dalam Menghadapi Gejolak Global


Kamis, 23 April 2026 / 19:18 WIB
Jalankan Stress Test, BCA Tetap Optimistis Dalam Menghadapi Gejolak Global
ILUSTRASI. BCA memastikan ketahanan kinerjanya tetap solid di tengah berbagai ketidakpastian global. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan ketahanan kinerjanya tetap solid di tengah berbagai ketidakpastian global. Perseroan mengaku telah melakukan stress test guna mengantisipasi risiko dari gejolak ekonomi, mulai dari konflik geopolitik hingga tekanan nilai tukar.

Direktur BCA Subur Tan mengungkapkan, stress test dilakukan sesuai arahan regulator dan hasilnya menunjukkan kondisi yang masih cukup kuat.

“BCA sudah melakukan stress test dan hasilnya cukup membesarkan hati,” ujarnya saat paparan kinerja perseroan, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga: Siap-siap! BCA Bakal Bagi 72% Laba Bersih Tahun 2026 Sebagai Dividen

Dari sisi permodalan, BCA mencatatkan rasio kecukupan modal (CAR) yang sangat tebal. Hingga kuartal I-2026, CAR bank ini berada di kisaran 27%, jauh di atas ketentuan minimum regulator.

Sementara itu, kualitas aset juga tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) BCA tercatat rendah, yakni sekitar 1,8%.

Meski demikian, ia mengakui terdapat sedikit peningkatan pada loan at risk (LAR) di level 5,1% pada Maret 2026 dari 4,8%  di akhir 2025. Namun, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas aman dan terkendali.

“Memang ada sedikit kenaikan LAR, tapi masih sangat terkontrol dan pencadangan kami juga sangat memadai,” jelasnya.

Baca Juga: BTN Tak Bagi Dividen 2025 dan Pilih Akuisisi Kredit Jumbo

Terkait potensi kenaikan NPL ke depan, BCA menilai masih terlalu dini untuk memberikan proyeksi pasti, mengingat dinamika global yang masih berlangsung. Kendati begitu, perseroan tetap optimistis mampu menjaga kualitas kredit.

Dengan permodalan yang kuat dan pencadangan yang memadai, BCA menegaskan siap menghadapi berbagai skenario risiko, termasuk potensi tekanan dari inflasi tinggi, pelemahan daya beli, maupun kenaikan biaya dana.

“Pada dasarnya kami percaya diri mampu menjaga kualitas kredit dengan baik,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×