kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Jasindo Catatkan Kinerja Positif Asuransi Energi Onshore dan Offshore


Senin, 02 Desember 2024 / 18:13 WIB
Jasindo Catatkan Kinerja Positif Asuransi Energi Onshore dan Offshore
ILUSTRASI. PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) mencatatkan kinerja positif di lini bisnis asuransi energi onshore dan offshore


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) mencatatkan kinerja positif di lini bisnis asuransi energi onshore dan offshore. Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema mengatakan produk asuransi energi (onshore) berhasil menyumbang premi sebesar Rp 78,53 miliar per kuartal III-2024.

"Nilai itu melonjak 144,62%, dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp 32,10 miliar," ucapnya kepada Kontan, Selasa (2/12).

Lebih lanjut, Gema menerangkan lini usaha asuransi energi offshore mencatatkan kontribusi premi sebesar Rp 440 miliar per kuartal III-2024. Nilai itu meningkat 14,9%, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Asuransi Jasindo Fokus ke Bisnis Unggulan, Catat Kinerja Positif hingga Oktober 2024

Terkait arah kebijakan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang dinilai akan mengoptimalkan sektor energi fosil, Gema menganggap hal itu akan memberikan respons yang baik untuk asuransi energi di Indonesia.

"Kami menyambut baik respons internasional atas tumbuhnya energi di dunia, termasuk di Indonesia. Hal itu dinilai berdampak positif pada kinerja asuransi energi," ungkapnya.

Gema meyakini kinerja asuransi energi onshore dan offshore pada tahun depan akan makin positif. Terlebih, SKK Migas telah menargetkan produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada 2030.

Baca Juga: Asuransi Properti dan Energi Off Shore Mendominasi Pendapatan Premi Jasindo

Dia mengatakan program itu telah memberikan dampak positif pada pengembangan industri hulu migas dan asuransi energi onshore dan offshore Indonesia. 

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), pendapatan premi industri dari asuransi energi onshore sebesar Rp 145 miliar pada Semester I-2024, sedangkan asuransi offshore mencetak premi sebesar Rp 875 miliar pada Semester I-2024. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×