kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Jasindo Masih Fokus Garap Asuransi Kendaraan di 2026 Meski Penjualan Mobil Melambat


Senin, 12 Januari 2026 / 16:37 WIB
Jasindo Masih Fokus Garap Asuransi Kendaraan di 2026 Meski Penjualan Mobil Melambat
ILUSTRASI. Brellian Gema, Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo. (DOK/Jasindo)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) tetap optimistis terhadap prospek bisnis asuransi kendaraan pada 2026, meskipun penjualan kendaraan nasional masih berada dalam tren melambat.

Sekretaris Perusahaan Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, hingga November 2025 perusahaan ini membukukan pendapatan premi asuransi kendaraan sebesar Rp 57,74 miliar.

“Di tengah tren penjualan kendaraan yang masih melambat, kami memandang prospek bisnis asuransi kendaraan pada 2026 tetap terjaga,” ujar Brellian kepada Kontan, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Hasil Investasi Jasindo Tumbuh 12,3% hingga November 2025

Untuk merespons kondisi pasar tersebut, Jasindo akan menitikberatkan strategi pada penguatan kualitas portofolio melalui penerapan seleksi risiko yang lebih prudent serta peningkatan kualitas layanan klaim.

Sebagai BUMN di sektor asuransi umum, Jasindo menempatkan keandalan layanan sebagai prioritas utama. Brellian menegaskan, pihaknya berkomitmen memastikan proses klaim berjalan cepat, transparan, dan andal guna menjaga kepercayaan nasabah di tengah kondisi pasar yang dinamis. “Kami akan meningkatkan kualitas layanan klaim,” tuturnya.

Di sisi pengembangan bisnis, Jasindo tetap membidik pertumbuhan yang terukur pada 2026. Upaya tersebut ditempuh dengan memperkuat kanal distribusi melalui kolaborasi bersama mitra strategis serta penjualan langsung melalui Representative Office di 30 regional dan daerah.

Menurut Brellian, penguatan jaringan distribusi ini diharapkan mampu menjangkau kebutuhan nasabah secara lebih luas sekaligus menjaga keberlanjutan kinerja bisnis asuransi kendaraan di tengah tantangan industri otomotif.

Selanjutnya: Lavani Boyong Bintang AS Buat Proliga 2026: Mengapa Taylor Sander Wajib Ditonton?

Menarik Dibaca: Era Digital Bikin Bisnis Harus Gesit, Ini Langkah Awalnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×