kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Jasindo menargetkan pertumbuhan premi 20%


Senin, 06 Januari 2014 / 13:04 WIB
Jasindo menargetkan pertumbuhan premi 20%
ILUSTRASI. Penggunaan smart door lock alias kunci rumah pintar akan membuat rumah terasa lebih modern dan futuristik.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menargetkan pertumbuhan pendapatan premi sebesar 17%-20% di tahun 2014. Target tersebut menyamai proyeksi Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengenai pertumbuhan bisnis industri asuransi umum.

Direktur Ritel Jasindo, Sahata L. Tobing mengatakan, perusahaan menargetkan pendapatan premi sebesar Rp 4,1 triliun. "Sepanjang 2013, premi Jasindo sebesar Rp 4 triliun," ujar Sahata belum lama ini.

Untuk bisa mencapai target tersebut, Sahata berencana melakukan restrukturisasi organisasi dan memperkuat bisnis. "Di beberapa bisnis kami yang akan agak kurang akan kami tingkatkan, seperti asuransi marine cargo, asuransi engeneering, supaya bisa lebih berkontribusi," terang Sahata.

Adapun portofolio pendapatan premi Jasindo terbesar berasal dari asuransi sektor minyak dan gas sebesar 25% dan asuransi properti sebesar 25%.

Menyusul di belakangnya, kontribusi dari asuransi penerbangan dan otomotif, masing-masing 12,5%.

Kemudian asuransi aneka berkontribusi 8%-9%, asuransi engeneering 5%, asuransi keuangan 3%-4%, dan asuransi marine cargo sebesar 2,5%. Asuransi lainnya menyumbang antara 5%-6%.

Jasindo tahun ini juga berencana mewujudkan pendirian asuransi jiwa, hasil patungan dengan Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai bagian dari peningkatan bisnis anorganik. Mereka juga akan menjalankan unit bisnis asuransi Inhealth. Jasindo baru mendapat kepemilikan 10% saham Inhealth akhir tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×