kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Jasindo targetkan pendapatan premi asuransi usaha tani padi capai Rp 270 miliar


Kamis, 08 Maret 2018 / 18:35 WIB
ILUSTRASI. Petani menanam padi


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) tahun 2017 berhasil mencakup pertanggungan asuransi usaha tani padi sebanyak 997.960 hektare. Dengan tarif premi sebesar Rp 180.000 per hektare, di mana sebesar Rp 144.000 dibayar pemerintah melalui subsidi, pendapatan premi Jasindo di asuransi padi tahun lalu mencapai Rp 179,6 miliar.

Direktur Operasi Ritel Jasindo Sahata L. Tobing mengungkapkan, pihaknya menargetkan di tahun 2018 ini, cakupan asuransi usaha tani padi bisa mencapai 1,5 juta hektare. Dengan menggunakan tarif premi yang sama, Jasindo menargetkan asuransi usaha tani padi tumbuh 50% mencapai Rp 270 miliar.

Pelaksanaan asuransi tani padi dilakukan bekerja sama dengan pihak pemerintah provinsi. "Dari departemen di kementerian pertanian dulu, nanti dijabarkan di tingkat provinsi," kata Sahata saat dihubungi Kontan.co.id pada Kamis (8/3). Bantuan pemerintah provinsi itu diharapkan dapat memperluas cakupan asuransi usaha tani padi Jasindo di setiap daerah.

Adapun tantangan lain bagi Jasindo yakni terbatasnya kantor Jasindo yang berada di 88 kabupaten dan kota. Sementara total cakupan asuransi usaha tani padi tersebar di 290 kabupaten dan kota.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×