kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Jiwasraya manfaatkan pasar dari karyawan BUMN untuk perbaiki likuiditas


Selasa, 17 Desember 2019 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Untuk meredakan masalah keuangan, Jiwasraya berniat memanfaatkan captive market di BUMN. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

Selanjutnya, monitoring secara ketat terhadap proses pengumpulan atas invoice bisnis korporat yang telah disepakati bersama antara Jiwasraya dan pemegang saham korporat.

Sementara restrukturisasi bisnis ritel terdapat dua tahap. Pertama, menjual produk-produk ritel ke pegawai BUMN berupa proteksi berbasis unit link, anuitas, dwiguna dengan premi tunggal, kontrak jangka pendek sekaligus layanan DPLK.

Baca Juga: Enam fakta penting di balik kegagalan bayar klaim polis Jiwasraya senilai Rp 12,4 T

Terkahir, agensi Jiwasraya juga menjual secara penuh manfaat proteksi terhadap risiko kematian, kematian karena kecelakaan, penyakit kritis, cacat total permanen serta layanan rawat inap rumah sakit, program kas rumah sakit yang menggunakan skema unitlink dan rekrutmen sales force secara agresif.

“Ini semua memerlukan dukungan Kementerian BUMN dalam bentuk pengarahan, sosialisasi, koordinasi yang terpimpin serta integrasi terkait usaha penjualan produk-produk ritel dan korporasi ke pegawai korporasi BUMN dan anak BUMN,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×