kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

JMA Syariah Catat Hasil Investasi Naik 29,5%, Ini Strategi Penopangnya


Minggu, 03 Mei 2026 / 18:26 WIB
JMA Syariah Catat Hasil Investasi Naik 29,5%, Ini Strategi Penopangnya
ILUSTRASI. JMAS Resmi Melantai di Bursa (KONTAN/Dede Suprayitno)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) telah mencatat hasil investasi perusahaan mencapai Rp 1,1 miliar per Februari 2026. Nilainya naik 29,57%, jika dibandingkan periode yang sama pada 2025. 

Direktur Utama JMA Syariah Basuki Agus mengatakan salah satunya penyebab kenaikan ini karena kebijakan makro ekonomi Indonesia, meliputi suku bunga acuan, tren Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun, inflasi, serta nilai tukar Rupiah. 

Selain itu, kondisi global, seperti perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) yang belum ada kepastian, perlambatan ekonomi dunia, hingga harga komoditas dan arus modal asing. 

Baca Juga: Pembatasan Harga Tiket Pesawat, Zurich Klaim Premi Asuransi Perjalanan Masih Naik

"Ditambah, risiko pasar atas fluktuasi harga saham tidak terduga dalam jangka pendek," kata Basuki kepada Kontan, Kamis (30/4/2026).

Untuk memaksimalkan hasil investasi, Basuki menerangkan pihaknya akan menerapkan sejumlah strategi. Untuk jangka panjang, dia bilang perusahaan berfokus menempatkan investasi pada Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Obligasi Syariah Korporasi dengan tenor lebih dari 10 tahun, untuk mendukung stabilitas dan kesinambungan pembayaran klaim.

Untuk jangka menengah, Basuki mengatakan pihaknya menempatkan investasi pada sukuk dengan tenor 3-5 tahun sebagai alat balancing liabilitas, serta menjaga kesesuaian durasi aset dan liabilitas.

Selanjutnya, dalam jangka pendek, dia menyampaikan JMA Syariah memilih untuk mengalokasikan investasi pada instrumen deposito dan reksadana syariah yang digunakan untuk menjaga likuiditas dan fleksibilitas dana.

"Perusahaan juga melakukan kerja sama dengan manajer investasi berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam bentuk kontrak pengelolaan dana, serta memastikan kepatuhan syariah secara konsisten," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×