kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jual kredit macet Rp 1,2 triliun, Bank QNB Indonesia minta restu pemegang saham


Senin, 26 Februari 2018 / 21:44 WIB
ILUSTRASI. Layanan Bank QNB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. PT Bank QNB Indonesia Tbk meminta restu terkait penjualan kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) yang dilakukan. Penjualan NPL ini sebesar Rp 1,19 triliun.

Direksi QNB Indonesia dalam keterbukaan ke BEI bilang terkait penjualan NPL, bank akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham (RUP) pada 20 Maret 2018.

"Persetujuan atas Transaksi Material sehubungan dengan penjualan non-performing loan dan kredit berkualitas rendah," kata direksi QNB Indoensia, Senin (26/2).

QNB Indonesia Tbk kembali berencana menjual kredit bermasalahnya (NPL). Hal ini sesuai dengan dokumen yang dikirimkan ke bursa efek Indonesia (BEI).

Direksi Bank QNB Indonesia menyampaikan, jumlah kredit bermasalah yang akan dijual sebesar Rp 1,19 triliun. "Ini merupakan kredit berkualitas rendah," kata direksi dalam keterangan resmi, Jumat (9/2).

Nantinya pihak yang membeli NPL ini adalah BDFK Limited perusahaan yang berkantor di Cayman Island. Direktur perusahaan ini tercatat adalah Al-Neama.

Dengan adanya transaksi ini, maka aset tertimbang menurut risiko (ATMR) Bank QNB Indonesia akan mengalami penurunan. Selain itu, NPL gross bank akan turun di bawah 5% dan NPL net 3%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×