CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Jumlah Kantor Cabang Perbankan Menyusut di Awal 2024, Bank BUMN Paling Banyak Tutup


Jumat, 10 Mei 2024 / 19:55 WIB
Jumlah Kantor Cabang Perbankan Menyusut di Awal 2024, Bank BUMN Paling Banyak Tutup
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI), Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (26/2/2024). Bank BUMN menutup sebanyak 483 kantor pada Februari 2024, dan Bank swasta menutup sebanyak 411 kantor.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Lebih lanjut ke depan, KB Bank berencana untuk mengoptimalkan channel-channel yang tersedia, baik offline maupun online, untuk memberikan fleksibilitas kepada nasabah.

Di sisi lain, sejumlah bank swasta justru terlihat menambah kantor cabangnya. Terbaru ada Bank INA yang telah membuka cabang baru, di Pantai Indah Kapuk (PIK).

Direktur Utama Bank INA Henry Koenaifi mengatakan kehadiran kantor fisik masih tetap diperlukan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya.

Baca Juga: Digitalisasi, Jumlah Kantor Cabang Bank Menyusut

"Kehadiran Kantor Cabang Pantai Indah Kapuk merupakan upaya Bank INA untuk memperluas jangkauan layanan perbankan khususnya kepada masyarakat untuk hadir lebih dekat," kata dia belum lama ini. 

Bank INA per Maret 2024 memiliki sebanyak 45 kantor di dalam negeri, bertambah dari sebelumnya 43 kantor per Maret 2023.

Begitu juga dengan BCA yang menambah jumlah kantor cabang dalam negeri sebanyak 11 kantor, dari sebelumnya 1.247 kantor per Maret 2023 menjadi Rp 1.258 per Maret 2024.

Baca Juga: BTN Siap Memanfaatkan Peluang dari Momentum Stimulus Properti

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menilai, jaringan kantor masih sangat dibutuhkan di tengah masyarakat.

"Secara pelaksanaannya transaksi secara konvensional masih banyak dilakukan oleh masyarakat seluruh Indonesia. Oleh sebab itu BCA akan meningkatkan sistem dan petugas pelayanan di kantor cabang," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×