Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |
JAKARTA. Asuransi jiwa mengalami penurunan jumlah tertanggung. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pada 2011, total tertanggung yakni 49,8 juta orang. Lalu di 2012, angka tersebut turun 8,12% menjadi 45,7 juta orang.
Direktur Eksekutif AAJI Benny Waworuntu, di The Plaza, Jumat, (3/5) menghitung, total tertanggung kumpulan mengalami kemerosotan sebesar 14,8%.
“Di 2011, total tertanggung kumpulannya yakni 40,8 juta orang. Lalu pada 2012 jatuh ke posisi 34,7 juta orang,” ujarnya.
Kepala Departemen Kode Etik dan Best Practice AAJI, Adi Purnomo mengaku belum tahu mengapa tertanggung kumpulan mengalami penurunan tersebut. Hanya saja, ia memperkirakan adanya penurunan tenaga kerja di industri. Selain itu, disebutnya bahwa ini juga berkaitan dengan keinginan dan kemampuan perusahaan mendanai asuransi karyawannya.
Di samping turunnya jumlah tertanggung kumpulan tersebut, untungnya tertanggung individu masih mengalami kenaikan cukup baik 22,1%. Pada tahun 2011, jumlah tertanggung individu yakni 8,9 juta orang. Kemudian di 2012 meningkat jadi 10,9 juta orang.
"Kenaikan total tertanggung individu ini menggambarkan kesadaran masyarakat akan asuransi meningkat cukup baik," klaim Adi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













