kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Kapan bunga kredit turun usai BI pangkas suku bunga? Ini jawaban bankir


Jumat, 20 Maret 2020 / 19:29 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan kegiatan transaksi di Bank Cimb Niaga Jakarta, Senin (18/11). Bank Indonesia (BI) kemarin kembali memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) ke level 4,5%./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/18/11/2019.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kemarin kembali memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) ke level 4,5%. Langkah itu dilakukan untuk memitigasi perlambatan kredit sebagai dampak kian meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19).

Penurunan suku bunga acuan tersebut merupakan kali kedua dilakukan BI tahun ini. Terhitung sejak akhir tahun lalu, suku bunga acuan sudah dipangkas sebesar 50 bps. 

Baca Juga: Antisipasi dampak corona, multifinance juga dapat stimulus dari OJK

Lalu bagaimana transmisi suku bunga kredit perbankan terhadap penurunan suku bunga acuan tersebut?

PT Bank CIMB Niaga Tbk misalnya akan menyelaraskan suku bunga kreditnya dengan penurunan rate di pasar baik 7Days Repo Rate BI dan Term Deposit 12 bulan.

Lee Kai Kwong, Direktur Finance & SPAPM CIMB Niaga mengatakan, beberapa produk CIMB yang tingkat bunganya direferensikan ke tingkat bunga pasar seperti floating rate KPR. Perseroan juga akan segera melakukan penyesuaian floating rate kredit di segmen korporasi.

Baca Juga: Terus melemah, ini penjelasan BI soal perkembangan stabilitas rupiah

"Kami selalu memantau dan memastikan tingkat kredit mengikuti perkembangan di pasar, namun tetap memastikan kondisi likuiditas yang aman di tengah pasar yang fluktuatif," katanya pada Kontan.co.id, Jumat (20/3).

PT Bank Mayapada Tbk juga akan melakukan penyesuaian bunga kredit tergantung dengan perkembangan pasar dan tidak merinci kapan dan berapa besaran bunga kredit yang bisa diturunkan. 

"Jadi kami akan lihat mulai Senin bagaimana tingkat persaingan suku bunga dana di pasar," ujar Haryono Tjahjarijadi, Direktur Utama Bank Mayapada.

Baca Juga: Ada wabah corona, BI: Inflasi Maret diproyeksi 0,11%

Meskipun ada potensi turun, Haryono melihat prospek margin bunga bersih bank tidak akan selalu turun. Menurutnya, itu akan tergantung pada biaya dana juga. 

Jika bunga dana turun maka net interest margin (NIM) juga masih akan tetap bisa dijaga. Tahun ini, Bank Mayapada menargetkan NIM terjaga di kisaran 4% atau relatif sama dengan tahun 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×