kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.902   32,00   0,19%
  • IDX 8.885   -0,10   0,00%
  • KOMPAS100 1.232   5,72   0,47%
  • LQ45 874   7,20   0,83%
  • ISSI 324   0,25   0,08%
  • IDX30 446   5,56   1,26%
  • IDXHIDIV20 530   9,50   1,83%
  • IDX80 137   0,76   0,56%
  • IDXV30 146   2,23   1,55%
  • IDXQ30 143   1,91   1,35%

Kapan Spin Off BTN Syariah Kelar? Menteri BUMN Tunggu Laporan Dirut Minggu Ini


Kamis, 16 Januari 2025 / 17:26 WIB
Kapan Spin Off BTN Syariah Kelar? Menteri BUMN Tunggu Laporan Dirut Minggu Ini
ILUSTRASI. Langkah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) untuk memisahkan atau spin off bisnis syariahnya belum terang benderang.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) untuk memisahkan atau spin off bisnis syariahnya belum terang benderang. BTN akan lebih dulu mengakuisisi bank syariah untuk menjadi cangkang BTN Syariah nantinya.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pihaknya juga belum mendapat informasi terbaru terkait langkah BTN tersebut. Ia baru akan mendapat laporan dari manajemen BTN pada minggu ini.

“Saya lagi nunggu laporan dari Pak Dirut minggu ini. Minggu ini, laporannya minggu ini,” ujar Erick, Selasa (15/1).

Baca Juga: Kinerja Tumbuh, Komite Ekonomi Syariah Imbau Spin Off BTN Syariah Segera Dilakukan

Sebelumnya, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengungkapkan, saat ini proses akuisisi tersebut sudah mendekati batas akhir. Negosiasi harga dengan calon bank yang bakal diakuisisi untuk menjadi BTN syariah nantinya hampir selesai.

“Kira-kira sudah mendekati sepakatlah, kuartal I/2025 target akuisisi,” ujar Nixon di Serang, akhir tahun lalu.

Meski demikian, Nixon masih irit bicara untuk menyebutkan nama bank yang hendak diakuisisi. Begitu juga dengan kisaran nilai akuisisi yang bakal dikeluarkan.

Nixon hanya bilang bahwa proses due diligence dengan calon bank tersebut sudah selesai. Sembari, mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA). 

“Nanti itu yang diserahkan ke Kementerian BUMN agar kita diizinkan untuk melakukan CSPA,” kata Nixon.

Ia juga menegaskan bahwa proses spin off unit usaha syariah BTN ini merupakan kewajiban dari POJK dan UU P2SK. Aset BTN Syariah saat ini sudah melebihi Rp 50 triliun.

Baca Juga: Komite Ekonomi Syariah Imbau Spin Off BTN Syariah Segera Dilaksanakan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×