kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45695,21   24,44   3.64%
  • EMAS924.000 -0,22%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kejar premi dari segmen ritel, Asuransi Sinar Mas pasarkan produk lewat e-commerce


Rabu, 28 Agustus 2019 / 15:59 WIB
Kejar premi dari segmen ritel, Asuransi Sinar Mas pasarkan produk lewat e-commerce
ILUSTRASI. Penyerahan Kartu Simas Petani Bagi Petani Kopi

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Melihat masih besar peluang pendapatan premi asuransi di segmen ritel, PT Asuransi Sinar Mas (ASM) akan mengejar segmen ini. Direktur ASM Dumasi M M samosir menyatakan dalam waktu panjang, ASM ingin menyeimbangkan kontribusi pendapatan premi antara segmen ritel dan korporasi.

Dumasi mengaku hingga paruh pertama 2019 lalu, segmen ritel masih 2% dari total pendapatan premi ASM. Hingga Juni 2019, ASM mencatatkan pendapatan bruto sebesar Rp 5,08 triliun. Nilai ini tumbuh 51,19% secara tahunan atau year on year (yoy) dari posisi yang sama pada semester 1-2018 lalu sebesar Rp 3,36 triliun.

Baca Juga: AAUI menilai asuransi di segmen ritel masih punya prospek positif

“Masih kecil segmen ritel ASM, sebab di asuransi lain mungkin premi yang diperoleh dari leasing dihitung sebagai segmen ritel. Sedangkan di ASM tidak dihitung, segmen ritel itu murni dari agen dan penjualan langsung,” ujar Dumasi beberapa waktu lalu.

Dumasi mengaku alasan mengejar segmen ritel lantaran pasarnya sangat besar. Sedangkan secara industri, segmen ini belum tergarap optimal. Selain itu, segmen ritel terutama produk mikro memiliki tren klaim yang rendah.

Ia bilang hingga Juni 2019, premi dari produk asuransi mikro mencapai Rp 2 miliar. Sedangkan klaim untuk produk asuransi mikro belum ada yang mengajukan.

Baca Juga: Asuransi milik Grup Sinarmas bagi saham bonus, simak jadwalnya

Kendati demikian, Dumasi mengakui pula bila mengejar segmen ritel maka akan dibutuhkan biaya yang lebih besar karena harus melakukan pendekatan ke jutaan calon nasabah. G

una mengatasi masalah ini, ASM memilih untuk melakukan kerja sama dengan e-commerce. Ia yakin menjual premi di e-commerce maka penjualan akan lebih cepat dan menjangkau nasabah lebih luas.

Oleh sebab itu, baru-baru ini, ASM telah menggandeng PT Raksasa Laju Lintang (Ralali.com) untuk memasarkan produk-produk asuransi yang ditujukan untuk segmen ritel.

Baca Juga: Kemenkeu gelontorkan Rp 23 miliar untuk bayar premi asuransi barang milik negara

Dumasi bilang pada tahap awal, terdapat sembilan produk yang dijual pada platform Ralali.com yakni asuransi perjalanan dan umroh, asuransi mikro stop usaha gempa tsunami, asuransi binatang peliharaan, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan bermotor, dan asuransi mikro Simas Perlindungan.

“Premi yang kita harapkan dari penjualan Ralali.com adalah mayoritas mikro. Mungkin tahun pertama tidak besar, tapi tahun depan dan berikutnya bisa berkali lipat,” pungkas Dumasi.




TERBARU

Close [X]
×