Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketidakpastian ekonomi global masih menjadi tantangan bagi industri keuangan. Volatilitas pasar, tekanan inflasi, konflik geopolitik, hingga gangguan rantai pasok global mendorong pelaku industri perbankan dan asuransi memperkuat strategi pengelolaan risiko guna menjaga stabilitas bisnis dan keberlanjutan usaha.
Di tengah kondisi tersebut, kemampuan mengidentifikasi risiko sejak dini serta mengubah data menjadi dasar pengambilan keputusan strategis dinilai semakin penting.
Baca Juga: AAUI Nilai Selat Hormuz yang Dibuka Jadi Sentimen Positif bagi Asuransi Marine Cargo
Pelaku industri menilai pengelolaan risiko perlu dilakukan secara lebih adaptif dan berbasis data agar mampu mengantisipasi berbagai potensi guncangan ekonomi maupun pasar keuangan.
Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi Indonesia Re, Beatrix Santi Anugrah, mengatakan informasi dan data yang tersedia perlu diolah menjadi wawasan yang dapat mendukung pengambilan keputusan bisnis.
"Industri perlu mampu mengubah data menjadi insight dan menerjemahkannya menjadi keputusan strategis untuk mendukung keberlanjutan bisnis," ujar Beatrix, dalam keterangannya, Kamis (18/6).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













